Duduk Perkara Driver Ojol di Makassar Dibusur Pak Ogah Siang Bolong

Duduk Perkara Driver Ojol di Makassar Dibusur Pak Ogah Siang Bolong

Tim detiksulsel - detikSulsel
Selasa, 19 Mei 2026 06:30 WIB
Driver ojol dibusur saat berkendara di Jembatan Puri Taman Sari, Makassar.
Foto: Driver ojol dibusur saat berkendara di Jembatan Puri Taman Sari, Makassar. (dok. istimewa)
Makassar -

Seorang driver ojek online (ojol) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sandi S (28) dibusur panah oleh seorang pengatur lalu lintas liar alias Pak Ogah. Akibatnya, enam rekan pelaku diamankan untuk dimintai keterangan.

Peristiwa itu terjadi di saat korban melintas di sekitar Jembatan Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Insiden bermula saat korban menegur pelaku berinisial RHN karena menghalangi akses jalan.

"Pelaku tidak terima ditegur, kemudian saat berkelahi pelaku kalah lalu mengambil busur dan menembak korban," kata Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan kepada detikSulsel, Minggu (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Busur panah yang dilepaskan pelaku kemudian mengenai pinggang kanan korban. Meski dalam kondisi terluka, korban masih sempat mengejar pelaku dengan menggunakan sepeda motornya.

"Namun pelaku berhasil melarikan diri. Korban kemudian dilarikan ke RS Hermina Makassar sebelum dirujuk ke RSUD Daya untuk menjalani operasi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Insiden terkait pembusuran tersebut juga sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar, korban terlihat masih mengendarai motor dengan busur tertancap di bagian pinggangnya.

Video itu direkam oleh pengendara lain yang berada di sekitar lokasi kejadian. Perekam video juga terdengar menjelaskan situasi usai korban dibusur di kawasan Jembatan Puri.

"Anak Maxim dibusur di jembatan sini, jembatan Puri yang tembus Hertasning, anak sekitar sini yang busur ki siang-siang. Yang busur lari masuk di Puri," kata pria dalam video tersebut.

6 Pak Ogah Ditangkap, Pelaku Utama Diburu

Polisi yang mendatangi lokasi kejadian kemudian mengamankan enam orang pak ogah yang berada di sekitar TKP. Mereka diduga merupakan saksi sekaligus rekan dari pelaku RHN.

"Kami hanya mengamankan anak-anak (pak) ogah palimbang dari tempat kejadian," tegasnya.

Keenam Pak Ogah tersebut hingga kini masih diamankan di Polsek Manggala untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam kasus pembusuran terhadap driver ojol tersebut.

"6 orang yang diduga saksi dan teman pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terkait keterlibatan dalam kejadian tersebut, dan hingga saat ini masih ditahan di Mapolsek," ujar Kompol Samuel.

Di sisi lain, polisi masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku utama yang melarikan diri setelah pembusuran terjadi. Aparat bahkan telah mendatangi rumah pelaku, namun RHN belum ditemukan.

"Pengembangan belum membuahkan hasil. Tadi subuh sempat didatangi rumahnya, tetapi masih nihil," katanya.




(hmw/hmw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads