Polisi mengamankan enam orang pengatur lalu lintas liar atau pak ogah terkait pembusuran driver ojek online (ojol) di kawasan Puri Taman Sari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku utama berinisial RHN saat ini masih dalam pengejaran polisi.
Keenam pak ogah tersebut masih diamankan di Polsek Manggala hingga Minggu (18/5). Polisi mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam kasus pembusuran dilakukan RHN.
"6 orang yang diduga saksi dan teman pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik terkait keterlibatan dalam kejadian tersebut, dan hingga saat ini masih ditahan di Mapolsek," ujar Kapolsek Manggala Kompol Samuel To'longan kepada detikSulsel, Minggu (18/5/2026).
Samuel mengaku masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap pelaku utama. Polisi juga telah mendatangi rumah pelaku, tetapi yang bersangkutan tidak berada di lokasi.
"Pengembangan belum membuahkan hasil. Tadi subuh sempat didatangi rumahnya, tetapi masih nihil," katanya.
Samuel kemudian mengungkap pemicu driver ojol tersebut dibusur pak ogah. Peristiwa bermula saat korban menegur pelaku karena diduga hanya memberi jalan kepada pengendara yang memberikan uang.
"Pelaku tidak terima ditegur, kemudian saat berkelahi pelaku kalah lalu mengambil busur dan menembak korban," jelasnya.
Akibatnya, panah busur mengenai pinggang kanan korban. Meski terluka, korban masih berusaha mengejar pelaku dengan menggunakan motornya.
"Namun pelaku berhasil melarikan diri. Korban kemudian dilarikan ke RS Hermina Makassar sebelum dirujuk ke RSUD Daya untuk menjalani operasi," jelasnya.
Diketahui, seorang driver ojol di Makassar dibusur panah saat melintas Jembatan Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala, Makassar, Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Korban terkena busur di bagian pinggang.
"Pelaku hanya satu, inisial RHN," kata Kompol Samuel To'longan kepada detikSulsel, Sabtu (16/5).
Simak Video "Video: Momen Polisi Tangkap Pelaku Pembusuran Pemotor di Makassar "
(hsr/asm)