Kronologi Mahasiswi di Makassar Disekap-Diperkosa Usai Lamar Kerja via Medsos

Kronologi Mahasiswi di Makassar Disekap-Diperkosa Usai Lamar Kerja via Medsos

Tim detikSulsel - detikSulsel
Kamis, 14 Mei 2026 12:13 WIB
Mahasiswi di Makassar disekap 3 hari dan diperkosa di sebuah kontrakan usai tergiur lowongan pekerjaan.
Foto: Mahasiswi di Makassar disekap 3 hari dan diperkosa di sebuah kontrakan usai tergiur lowongan pekerjaan. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Mahasiswi berinisial MA (21) disekap selama 3 hari hingga diperkosa oleh pria inisial FR (30) di rumah kontrakan di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban diperkosa usai melamar pekerjaan via media sosial (medsos) yang ditawarkan pelaku.

"Awal mula kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial," kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abd Latif kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Korban yang dinyatakan lulus kemudian diminta datang ke rumah kontrakan yang ditinggali korban pada Jumat (8/5). Lokasinya di sebuah perumahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial," tuturnya.

Menurut Latif, korban diminta menginap oleh pelaku. Saat itu lah korban mulai disekap hingga diduga mengalami pemerkosaan.

ADVERTISEMENT

"Diminta datang serta menginap di rumah tersebut. Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban," beber Latif.

Kasus ini terkuak saat pemilik kontrakan datang mengecek kondisi rumah pada Minggu (10/5). Pemilik kontrakan lantas dibuat kaget menemukan korban dengan tangan terikat.

"Korban akhirnya bisa keluar dari rumah setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah," paparnya.

Kejadian ini pun dilaporkan ke aparat kepolisian. Polisi yang tiba di lokasi mengevakuasi korban, sementara pelaku sudah tidak berada di lokasi.

"Saat ini pelaku masih dalam proses penyelidikan dan pengejaran. Ketika petugas tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, pelaku sudah melarikan diri dan tidak berada di TKP," beber Latif.

Latief melanjutkan, korban saat ini masih dalam pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dan korban baru kenalan lewat media sosial.

"Korban diketahui mengenal pelaku melalui Facebook. Rumah tersebut disewa sekitar tiga hari, mulai Jumat (8/5) hingga kejadian terungkap pada Minggu (10/5)," pungkasnya.



(sar/asm)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads