Bocah bernama Hilal (13) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini dirawat intensif di rumah sakit usai diserang dan ditebas parang oleh anggota geng motor saat nongkrong. Polisi telah mengamankan satu pelaku penyerangan berinisial MA (17).
Aksi brutal geng motor itu terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo (Ablam), Kecamatan Makassar, pada Minggu (10/5) sekitar pukul 01.00 Wita. Korban awalnya sedang duduk di depan sebuah toko di pinggir jalan bersama temannya.
"Posisinya adik saya itu dia duduk-duduk di pinggir jalan bersama teman-temannya itu. Tiba-tiba ada segerombolan geng motor itu menyerang," kata kakak korban, Tegar Aprilio kepada detikSulsel, Minggu (10/5).
Tegar mengatakan dari rekam CCTV, terlihat kawanan geng motor berlari menghampiri korban dan temannya. Melihat para pelaku, korban dan temannya berhamburan berusaha menyelamatkan diri.
Menurut Tegar, adiknya terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri. Adiknya kemudian diserang secara membabi buta menggunakan parang hingga bersimbah darah.
"Dan ini nda (tidak) tahu adikku kenapa, jatuh mungkin itu na langsung mi ditebas-tebas (menggunakan parang)," bebernya.
Warga sekitar baru berani keluar memberikan pertolongan setelah para pelaku meninggalkan lokasi. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
"Sudah mi ditebas-tebas begitu, ada mi warga yang keluar. Itu gengnya geng motornya langsung kabur," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka parah di bagian punggung. Hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Kalau luka-lukanya itu di punggung, yang paling parah itu di belakangnya. Sekarang lagi belum ada tindakan dari medisnya, karena menurut dari rumah sakitnya belum bisa dijahit karena besar sekali ini lukanya, jadi diperban ji dulu," tuturnya.
Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"
(hsr/hsr)