Demo Hari Buruh di Makassar Hari Ini, Berikut Titik Rawan Macet-Alternatifnya

Nurul Hidayah - detikSulsel
Jumat, 01 Mei 2026 12:45 WIB
Demo Hari Buruh di Jalan AP Pettarani, Makassar. Foto: (Nurul Hidayah/detikSulsel)
Makassar -

Serikat buruh menggelar peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di sejumlah titik di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hari ini. Polisi mengimbau pengendara menghindari sejumlah titik rawan kemacetan arus lalu lintas.

Pantauan detikSulsel, kepadatan mulai terjadi di depan kantor sementara DPRD Sulsel di Jalan AP Pettarani menuju Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 11.40 Wita. Masyarakat dapat melewati jalur alternatif seperti Jalan Nikel Raya dan Jalan Pelita Raya yang relatif lebih lengang untuk kembali ke Jalan AP Pettarani.

Kawasan Universitas Negeri Makassar (UNM) juga berpotensi menjadi titik aksi. Oleh karena itu, pengendara dari arah Jalan Alauddin menuju Jalan Urip Sumoharjo disarankan melewati Jalan Veteran dan Jalan Emmy Saelan. Sementara dari arah sebaliknya, masyarakat dapat melintas melalui Jalan Hertasning dan Jalan Yusuf Daeng Ngawing.

Kepadatan juga diperkirakan terjadi di sekitar Jalan Alauddin menuju Jalan AP Pettarani dan kawasan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh). Pengendara dari arah batas kota menuju pusat kota dapat melewati Jalan Malengkeri Raya, Jalan Sultan Alauddin II menuju Jalan Manuruki Raya, serta Jalan Veteran. Sementara itu, jika bergerak dari arah Jalan AP Pettarani, pengendara dapat menggunakan Jalan Hertasning, Jalan Emmy Saelan dan Jalan Rutan sebagai alternatif.

Selain itu, Jalan Urip Sumoharjo juga termasuk rawan menjadi titik aksi, terutama di sekitar flyover dan depan Kantor Gubernur Sulsel. Bagi pengendara dari arah Jalan AP Pettarani yang ingin menuju Jalan Perintis Kemerdekaan, maupun sebaliknya, dapat melalui Jalan Abdullah Daeng Sirua dan kembali ke Jalan Urip Sumoharjo melalui Jalan Taman Makam Pahlawan atau pertigaan Tello.

Sementara itu, pengendara dari arah Jalan Gunung Bawakaraeng menuju Jalan Perintis Kemerdekaan dapat melintas melalui Jalan Veteran Utara dan Jalan Maccini Raya menuju Jalan AP Pettarani. Selanjutnya, pengendara dapat mencari jalur alternatif di sekitar Jalan AP Pettarani, seperti melalui Jalan Boulevard menuju Jalan Abdullah Daeng Sirua.

Polisi sebelumnya telah mengimbau pengendara menghindari titik rawan kemacetan pada Hari Buruh. Total ada enam titik rawan macet saat demonstrasi terjadi.

"Sejumlah titik rawan macet, yakni kawasan flyover Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Sultan Alauddin depan kampus Unismuh, Jalan AP Pettarani depan Kampus UNM," ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana kepada detikSulsel, Kamis (30/4/2026).

Pihaknya mengimbau agar pengendara menghindari titik tersebut, khususnya kendaraan roda empat dengan ukuran jumbo. Pengaturan lalu lintas saat unjuk rasa mulai dilakukan pada pukul 09.00 hingga 18.00 Wita.

"Jadi kami mengimbau kendaraan berat seperti truk, kontainer, mobil box, dan mobil tangki Pertamina agar tidak melintas di jalur unjuk rasa guna mengurangi kemacetan dan potensi gangguan keamanan," katanya.

2.000 Polisi Kawal Demo Hari Buruh di Makassar

Pada peringatan hari Buruh atau May Day 2026 ini, sebanyak 2.000 lebih personel polisi dikerahkan untuk melakukan pengamanan. Ribuan personel akan disebar ke beberapa titik aksi unjuk rasa.

"Personel kurang lebih gabungan Polrestabes dengan Polda itu ada sekitar 2.000 lebih yang kami terjunkan," ujar Arya.

Arya menyebut May Day akan diperingati kelompok buruh dengan menggelar aksi di jalan. Meski demikian, pihaknya telah berkomitmen dengan massa untuk tertib saat berunjuk rasa.

"Para kelompok buruh telah berkomitmen untuk menjaga ketertiban selama aksi unjuk rasa berlangsung. Mereka sudah menyatakan akan melaksanakannya dengan tertib dan mereka menjamin tidak ada bakar ban dan tidak menutup jalan dengan penuh. Artinya memang ramai begitu, para buruh ini ramai," katanya.



Simak Video "Video Massa Demo di DPR Sempat Bakar-bakar Lalu Bubar"

(asm/hmw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork