Pembangunan Stadion Sudiang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dikebut agar bisa rampung pada 2027 mendatang. Ratusan pekerja dikerahkan agar stadion bertaraf internasional terealisasi sesuai target.
Stadion Sudiang dibangun melalui skema multiyears contract tahun 2025-2027. Proyek yang dianggarkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) senilai Rp 674,9 miliar ini diawali penyelesaian tahapan perencanaan pada 2025 lalu.
Sementara pembangunan fisik dimulai pada 2026 setelah PT Waskita Karya memenangkan tender konstruksi Stadion Sudiang Makassar. Pematangan lahan di GOR Sudiang yang menjadi lokasi pembangunan sebagian besar rampung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini sudah tahap pekerjaan fondasi tribun. Jadi semua pondasi tribun serentak kita kerjakan," kata Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Kementerian PU Iwan kepada detikSulsel, Jumat (24/4/2026).
Pekerjaan fondasi diiringi proses konstruksi jangkar tanah atau ground anchor. Iwan menjelaskan, tiap titik pondasi dipasangi jangkar tanah untuk menstabilkan struktur bangunan.
"Tiap-tiap titik fondasi itu ada ground anchor-nya. Jadi fondasi sama dengan anchor itu ya, anchor fondasi, sebelum dilakukan footplate-nya," paparnya.
Iwan menargetkan pembangunan fondasi paling lambat selesai Juli depan. Dia mengaku proses ini membutuhkan waktu karena menjadi hal krusial dalam bangunan.
"Cuma ada 100 lebih titik ground anchor. Nah, pasca ground anchor itu baru kita melakukan fondasi footplate atau pondasi tapak," ucap Iwan.
Jika tidak ada aral melintang, pembangunan struktur Stadion Sudiang akan mencapai 70% hingga akhir tahun ini. Pada 2027 mendatang, konstruksi stadion ditargetkan sisa memasuki finalisasi.
"Kita targetnya struktur semua sudah terpasang. Targetnya struktur sampai atap, itu kita maksimalkan di tahun ini ya. Jadi target kita sampai 65% sampai 70%-lah tahun ini," jelasnya.
Ratusan Pekerja Bangun Stadion Sudiang
Foto: Penampakan desain Stadion Sudiang Makassar. Stadion berstandar FIFA ini ditarget berkapasitas 27.000 penonton. (dok. Istimewa) |
Stadion Sudiang Makassar direncanakan berkapasitas 27.000 penonton dengan skema single seat. Pembangunan stadion berstandar FIFA ini melibatkan ratusan pekerja.
"Sekarang ini (pekerja Stadion Sudiang Makassar) sudah di angka mendekati 120 orang ya. Jadi akan bertambah lagi nanti," beber Iwan.
Pihaknya telah menyiapkan direksi keet atau pusat beraktivitas para pekerja. Di lokasi proyek juga ada bedeng atau tempat tinggal sementara bagi pekerja.
"Kita sementara siapkan bedeng untuk para pekerja, karena pekerja nanti cukup banyak ini," ujarnya.
Iwan optimis Stadion Sudiang bisa selesai 2027 nanti. Potensi penambahan pekerja di lokasi menjadi salah satu upaya untuk mengebut proyek ini tepat waktu.
"Kami sangat optimistis, insyaallah akan sesuai dengan target, kami masih terus bekerja ini. Yang penting selama tidak ada gangguan," tegas Iwan.
Gubernur Sulsel Koordinasi ke Menteri PU
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menemui Menteri PU Dody Hanggodo di Jakarta. (Dokumen Istimewa) |
Diketahui, Stadion Sudiang merupakan proyek kolaborasi. Kementerian PU mengakomodir anggaran pembangunannya, sedangkan Pemprov Sulsel menyiapkan lahan seluas 15 hektare di GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.
Dari puluhan hektare lahan itu, 7 hektare di antaranya untuk bangunan utama stadion dan sisanya fasilitas penunjang. Stadion Sudiang diposisikan bagian dari penguatan ekosistem kawasan olahraga terpadu di GOR Sudiang
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman telah berkoordinasi dengan Menteri PU Dody Hanggodo terkait progres Stadion Sudiang di Jakarta, Rabu (22/4). Andi Sudirman menegaskan Stadion Sudiang memperkuat infrastruktur olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Selain membahas pembangunan stadion, Andi Sudirman juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak. Program strategis itu meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah.
"Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan sejumlah usulan prioritas pembangunan infrastruktur yang dinilai mendesak, meliputi sektor jalan, jembatan, dan irigasi di berbagai wilayah," ujar Andi Sudirman dalam keterangannya.
Pertemuan dengan Kementerian PU menegaskan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi infrastruktur prioritas. Proyek infrastruktur itu diharapkan berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan pertumbuhan wilayah.
Simak Video "Mencicipi Kuliner Viral Lezat di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)













































