Heboh di media sosial seorang sopir taksi online diamuk massa usai dituding menyerempet motor di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pria yang belum diketahui identitasnya itu sampai luka-luka hingga mobilnya dirusak.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan depan Toko Indra Depo Bangunan, Senin (20/4) sekitar pukul 17.20 Wita. Seorang warga inisial AN menyaksikan aksi main hakim sendiri tersebut saat hendak menutup tokonya di sekitar lokasi.
"(Sopir taksi online) Berdarah kepalanya. Pas keluar sopirnya, dihantam sama massanya pakai helm," kata AN kepada detikSulsel, Rabu (22/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia awalnya melihat sopir taksi itu dikejar pengendara motor hingga akhirnya berhenti depan tokonya. Pengendara motor lantas merusak mobil korban diikuti beberapa orang lainnya.
"Saya lihat mobilnya masuk ke dalam (pelataran toko), langsung dipukul mobilnya sama itu massa dari belakang. Belum keluar sopir sudah dirusaki mobil, dikepung mobilnya," katanya.
"Dia berbelok ke sini memang karena tidak bisa terus kabur karena macet. Sejak masih di jalan dipukul-pukul memang mi mobilnya," tambahnya.
Saat sopir keluar dari mobil, massa lalu memukulinya membabi buta. Aksi massa tidak berlangsung lama usai dilerai oleh aparat keamanan yang kebetulan melintas.
"Dipukul-pukul di sini itu sopir, untung ada polisi lewat satu mobil. Polisi langsung melerai, tidak tahu berapa polisi, tapi satu mobil, mobil truk," jelasnya.
Dia mengaku tidak tahu persis penyebab korban dikejar pengendara motor. Namun dari informasi beredar, massa menduga korban kabur usai menabrak.
"Katanya menabrak di daerah Tello terus kabur makanya diburu sama massa. Saya tidak dengar apa yang na bilang sopir waktunya dipukul, tapi dia membela diri," katanya.
Kejadian penganiayaan itu disebut berlangsung cepat. Sopir taksi online langsung meninggalkan lokasi usai kejadian.
"Warga juga berhenti mengamuk waktunya dilerai sama anggota itu. Setelah kejadian sopir mobil pergi, lanjut jalan. Tidak pernah ji lagi datang ke sini," jelasnya.
Dari video beredar di media sosial, sopir taksi online tampak berdiri di dekat mobilnya yang dikerumuni massa. Pria berbaju hitam itu terlihat menunjukkan handphone-nya kepada seorang warga di lokasi.
Kepala sopir taksi online tampak dipenuhi darah. Sementara kaca mobil pecah akibat amukan massa.
Dalam narasi video beredar, sopir taksi online mengaku tidak sadar saat bersenggolan pengendara motor. Sopir mengira dikejar oleh debt collector usai mobilnya menunggak 3 bulan.
(sar/asm)











































