Seorang sekuriti Ramayana berinisial S (42) ditikam oleh juru parkir (jukir) di car free day (CFD) Boulevard, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi kini masih memburu pelaku yang kabur usai menyerang korban.
Peristiwa itu terjadi di halaman Ramayana, Jalan AP Pettarani Makassar pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 06.00 Wita. Berdasarkan hasil pendalaman, korban dianiaya oleh dua orang jukir.
"Pelaku sudah teridentifikasi namun mereka melarikan diri. Masih dilakukan penyidikan di mana keberadaannya," kata Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Uji Mughni kepada detikSulsel, Minggu (12/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uji mengatakan insiden itu bermula saat korban menegur jukir CFD di Jalan Boulevard terkait penutupan akses jalan. Korban meminta agar akses di samping Ramayana yang melewati salah satu restoran cepat saji tidak ditutup total dan tetap bisa dilalui pengunjung.
"Sekarang pintu masuk ke Ramayana di belakang (juga) sudah ditutup total, sisa akses satu-satunya kan lewat samping (restoran cepat saji) itu. Jadi dia sebagai sekuriti menyampaikan jangan ditutup total, kasi ruang sedikit untuk lewat," tuturnya.
Ia menduga kedua jukir itu tidak terima dengan teguran tersebut sehingga nekat melakukan kekerasan kepada korban. Keduanya diduga memukul korban lalu menikam korban dengan badik.
"Iya jadi pertama dipukul, lalu di tikam. Untuk lukanya di punggung luka tikam dan di tangan," ujarnya.
Uji menyebut korban telah mendapat perawatan medis dan akan dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga menegaskan akan memburu pelaku untuk diproses hukum.
