Granat Aktif yang Ditemukan di Tong Sampah Masjid BPN Makassar Diledakkan

Granat Aktif yang Ditemukan di Tong Sampah Masjid BPN Makassar Diledakkan

Sahrul Alim - detikSulsel
Rabu, 01 Apr 2026 17:30 WIB
Penampakan granat nanas yang ditemukan di depan masjid Kantor BPN Makassar langsung diledakkan di daerah aman.
Foto: Penampakan granat nanas yang ditemukan di depan masjid Kantor BPN Makassar. (Dok. Istimewa)
Makassar -

Polisi memastikan granat yang ditemukan di dalam tong sampah di area masjid belakang Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih aktif. Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulsel telah mengevakuasi granat nanas tersebut untuk diledakkan.

"Satu biji (granat ditemukan), masih aktif," ujar Danden Gegana Satbrimob Polda Sulsel, Kompol Mansur kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

Mansur mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim Gegana kemudian melakukan evakuasi sekaligus pemusnahan (disposal) sesuai prosedur yang berlaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah ada temuan itu, ada informasi ke kita, kami menyiapkan personel jibom untuk melaksanakan giat evakuasi. Evakuasi sekaligus kita disposal, sesuai petunjuk Korps Brimob apabila ada temuan granat yang aktif harus langsung didisposal. Makanya kita langsung disposal di daerah tanjung," katanya.

Mansur menjelaskan, proses disposal dilakukan di lokasi yang telah dipastikan aman dan jauh dari permukiman warga. Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi ke warga sekitar sebelum diledakkan.

ADVERTISEMENT

"Kegiatan disposal kita cari tempat paling aman, jauh dari masyarakat. Harus steril dari masyarakat sekitar. Makanya sebelum dilakukan disposal kita tadi tinjau lokasi dulu apakah tempat itu aman, jauh dari masyarakat. Setelah kita sterilkan tempat, kita sampaikan ke masyarakat sebelum kita lakukan disposal," tuturnya.

Menurut Mansur, granat tersebut merupakan granat pabrikan yang berpotensi membahayakan jika tidak segera diamankan. Dia menegaskan kondisi granat yang masih aktif sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar.

"Kalau kita lihat granat itu granat pabrikan memang. Sangat berbahaya karena granat itu masih aktif, dilihat dari ciri-cirinya, sangat berbahaya bagi masyarakat jika tidak dilakukan evakuasi pengamanan dan disposal langsung," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, satu unit peledak granat ditemukan di dalam tong sampah depan Masjid BPN Kota Makassar pada Rabu (1/4) sekitar pukul 08.48 Wita. Granat nanas ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah.

"Tadi pagi ditemukan sama tukang sampah," kata Sekuriti BPN Makassar Ahmad Awaluddin kepada detikSulsel di lokasi, Rabu (1/4).

Ahmad mengaku tukang sampah tersebut langsung melaporkan temuannya itu ke pos sekuriti. Pihaknya lalu melaporkannya ke Polsek Rappocini dan ke Brimob Polda Sulsel.

"Tukang sampah lapor ke kami, kami juga langsung laporkan ke polisi," katanya.




(ata/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads