Sebuah granat ditemukan di dalam tong sampah depan Masjid Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Granat tersebut kini sudah diamankan pihak kepolisian.
Penemuan granat itu terjadi pada Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 08.48 Wita. Granat nanas ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan yang hendak mengangkut sampah.
"Tadi pagi ditemukan sama tukang sampah," kata Sekuriti BPN Makassar Ahmad Awaluddin kepada detikSulsel di lokasi, Rabu (1/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad mengaku tukang sampah tersebut langsung melaporkan temuannya itu ke pos sekuriti. Pihaknya lalu melaporkannya ke Polsek Rappocini dan ke Brimob Polda Sulsel.
"Tukang sampah lapor ke kami, kami juga langsung laporkan ke polisi," katanya.
Ahmad mengaku sempat melihat granat tersebut. Kondisinya tergeletak di dalam tong yang berisi sampah.
"Di dalam tong sampah, tertumpuk sampah lain. Kondisinya sudah berkarat," katanya.
Ahmad mengaku polisi langsung datang ke lokasi pada saat itu juga. Granat langsung dievakuasi oleh pihak kepolisian.
"Sudah dibawa sama polisi saat itu juga," katanya.
Ahmad mengaku penyidik kepolisian juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk mengamankan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi.
"Sudah diambil CCTV-nya juga tadi," ungkapnya.
Ahmad mengaku tidak ada kejadian mencurigakan beberapa hari terakhir sebelum penemuan granat tersebut. Dia menyebut jemaah yang salat di masjid ini hanya warga sekitar dan pegawai BPN Makassar.
"Tidak ada yang mencurigakan selama ini, yang salat di sini cuma warga sama pegawai," jelasnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana belum memberikan keterangan resmi soal penemuan granat ini. Arya belum merespons saat dihubungi detikSulsel.
(ata/sar)











































