Pemkot Makassar Gelontorkan Rp 23 M Benahi Jalan-Trotoar di TPA Antang

Pemkot Makassar Gelontorkan Rp 23 M Benahi Jalan-Trotoar di TPA Antang

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Jumat, 27 Mar 2026 18:30 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Appi Arifuddin.
Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin merancang program memprioritaskan pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan TPA Antang, Kecamatan Manggala. Akses jalan hingga trotoar di sekitar lokasi akan dibenahi dengan total pagu anggaran Rp 23 miliar.

Adapun proyek tersebut dibagi dalam program pembangunan jalan menuju TPA Antang dengan alokasi anggaran mencapai Rp 10,6 miliar pada tahun 2026. Selain itu, melalui program penataan pedestrian yang dialokasikan dengan pagu anggaran sebesar Rp 12,65 miliar.

"Kami sudah melakukan rapat bersama dinas teknis terkait untuk memastikan solusi penanganan bongkar muat sampah ini berjalan berkelanjutan," ujar Appi dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini disampaikan Appi usai menggelar rapat bersama dinas teknis yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Pengerjaan Umum (PU), serta Dinas Penataan Ruang (Distaru). Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih tertata, meningkatkan aspek keselamatan, serta mendukung kelancaran aktivitas di sekitar akses TPA secara menyeluruh.

Proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperlancar distribusi armada pengangkut sampah, sekaligus mendukung penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan berkelanjutan. Appi menjelaskan, penataan TPA, sebagai respons atas antrean panjang armada truk sampah yang sempat memicu kemacetan di area TPA, terutama pasca arus mudik.

ADVERTISEMENT

Dia menyampaikan, bertemu SKPD teknis, difokuskan untuk merumuskan langkah konkret sekaligus solusi jangka panjang guna menata sistem distribusi dan akses keluar masuk armada di kawasan TPA, agar lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan. Dia mendorong pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, khususnya di kawasan TPA Antang.

"Saya memastikan sistem pengelolaan TPA harus dimaksimalkan dengan baik. Artinya, kita tidak ingin ini hanya menjadi tempat buang sampah semata, tetapi bagaimana pengelolaannya bisa lebih baik, mulai dari penataan, penutupan (cover), hingga pengaturan akses dan ketinggian timbunan sampah," papar Appi.

Menurutnya, berbagai upaya pembenahan yang telah dilakukan mulai menunjukkan progres positif, termasuk dalam pengelolaan sampah pendamping yang kini dinilai semakin tertata.

"Kita sudah melihat ada kemajuan dari sistem pengelolaan sampah pendamping ini, dan itu akan terus kita dorong agar lebih maksimal," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar terus mendorong pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan TPA Antang. Proyek ini menjadi bagian dari program strategis prioritas dalam mendukung kelancaran sistem pengelolaan sampah, khususnya akses keluar masuk armada di TPA Tamangapa.

Salah satu fokus utama adalah pembangunan jalan akses TPA Antang, dengan pagu anggaran sebesar Rp 10.631.400.000. Proyek ini mencakup satu ruas jalan yang saat ini masih dalam tahap persiapan dokumen perencanaan.

"Pembangunan Jalan Akses TPA Tamangapa dengan pagu Rp 10,63 miliar untuk satu ruas saat ini sementara dalam tahap persiapan dokumen," jelasnya.

Selain itu, Dinas PU juga mengalokasikan anggaran untuk penataan pedestrian di kawasan tersebut dengan nilai mencapai Rp 12.659.472.000 yang mencakup dua ruas. Program penataan ini ditujukan untuk mendukung keteraturan kawasan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan di sekitar akses TPA.

"Untuk penataan pedestrian dengan pagu Rp12,65 miliar terdapat di dua ruas, saat ini juga masih dalam tahap persiapan dokumen tender pekerjaan," tambah Zuhaelsi.

Diberitakan sebelumnya, Appi mengatakan antrean kendaraan pengangkut sampah menjadi persoalan utama yang harus segera diurai. Untuk itu, Pemkot Makassar telah menurunkan alat berat tambahan guna mempercepat proses penanganan di lapangan.

"Soal antrean mobil sampah, kami sudah turunkan alat berat dan akan ditambah lagi. Jadi, sudah ada tambahan alat di lokasi untuk membantu mengurai kemacetan," jelas Appi.



(asm/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads