Polisi membubarkan balap liar yang digelar sejumlah pemuda di jalanan saat libur hari raya Idul Fitri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dalam operasi tersebut, sebanyak tiga kendaraan motor turut diamankan oleh anggota polisi.
Balap liar tersebut terjadi di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sabtu (21/3) siang. Pihak Polsek Tamalate yang menerima informasi, lalu mendatangi lokasi dan melakukan pembubaran.
"Tadi anggota dapat informasi terkait balap liar, baru sebentar kami ke lokasi dan melakukan pembubaran. Ada 3 motor diamankan," ujar Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Thamrin kepada detikSulsel, pada Sabtu (21/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemuda tersebut merupakan pelaku balap liar yang tengah menggelar konvoi di beberapa wilayah Makassar. Tiga motor yang diamankan itu merupakan motor knalpot brong dan setelah spare part untuk balap.
"Motor tersebut setelan untuk balap liar dan juga menggunakan knalpot brong. Mereka konvoi," kata Thamrin.
Thamrin menegaskan, untuk tiga kendaraan yang diamankan langsung dibawa ke Mapolsek Tamalate. Motor tersebut juga diserahkan ke Unit Lantas Polsek Tamalate untuk dilakukan penilangan.
"Sudah kami bawa ke Polsek motor yang diamankan dan kami lakukan penilangan," tegasnya.
Berdasarkan video yang dilihat, aksi balap liar digelar oleh para pemotor di jalanan Metro Tanjung Bunga dari arah lajur Kota Jalan Penghibur menuju Barombong, Makassar. Para pemotor menutup penuh ruas jalanan, hingga kendaraan di belakangnya tidak dapat melintas dan menyebabkan kemacetan panjang.
Sebelumnya diberitakan, marak aksi balap liar terjadi di sejumlah jalan di Kota Makassar, usai pelaksanaan salat Idul Fitri 2026. Balap liar terpantau terjadi di Jalan Latimojong, Jalan Bandang, hingga Jalan Metro Tanjung Bunga, pada Sabtu (21/3).
"Kami cek," kata Kasatlantas Polrestabes Makassar, Andi Husnaeni kepada detikSulsel, Sabtu (21/3).
Namun setelah pengecekan, polisi sudah tidak menemukan aksi balap liar. Patroli dilakukan di sejumlah ruas jalan Kota Makassar yang kerap dijadikan arena balap liar.
"Patroli di CPI, Jalan Penghibur, Jalan Ahmad Yani, Jalan Lamadukelleng, Jalan Bontolempangan, Jalan Arief Rate situasi aman lancar terkendali," terangnya.
(ata/hmw)











































