Kronologi Pria di Makassar Siram Eks Pacar Air Keras gegara Ditolak Balikan

Kronologi Pria di Makassar Siram Eks Pacar Air Keras gegara Ditolak Balikan

Tim detikSulsel - detikSulsel
Rabu, 18 Mar 2026 12:10 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi polisi (/Thinkstock)
Makassar -

Pria bernama Ali (35) tega menyiramkan air keras ke mantan pacarnya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelaku diduga sakit hati usai korban menolak untuk balikan.

Penyiraman air keras itu terjadi di rumah korban Jalan Deppasawi Dalam, Kecamatan Tamalate, Senin (16/3) malam. Pelaku dan korban sudah sekian lama tidak lagi menjalin hubungan.

"Jadi sudah berapa bulan itu tidak menjalin hubungan selayaknya pacaran, karena ini perempuan sudah menolak mau kembali jadi pacarnya," kata Kanit Reskrim Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku pun jauh-jauh datang dari Papua ke Makassar untuk menganiaya korban. Sementara korban saat itu sedang berada dalam kamar tidurnya.

"Akhirnya ini pelaku jauh-jauh dari Irian (Papua) datang ke sini (Makassar) untuk mencari ini si korban," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Setibanya di Makassar, pelaku mendatangi rumah korban. Pelaku lalu mengetuk-ngetuk jendela kamar mantan pacarnya.

"Dia cuma ketok-ketok ada bunyi, korban melihat keluar, disangkanya katanya kucing, akhirnya dia buka jendela sedikit, langsung disiram air keras ke dalam," paparnya.

Latif mengatakan, perbuatan pelaku mengakibatkan korban mengalami luka bakar. Korban sementara dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Jadi luka bakar sekujur tubuh sesuai foto di rumah sakit. Sementara dilakukan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara," jelas Latif.

Polisi yang melakukan penyelidikan menangkap pelaku di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Selasa (17/3) dini hari. Pelaku langsung diamankan ke Polsek Tamalate untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Jadi ceritanya ini menurut pelaku dilatarbelakangi dengan sakit hati oleh korban," imbuh Latif.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads