Aksi penangkapan seorang preman, Andi Hardis yang diduga menganiaya petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar berlangsung dramatis. Pelaku sempat berusaha kabur dan melawan petugas sebelum akhirnya berhasil dibekuk dan diserahkan ke polisi.
Penganiayaan itu bermula saat tim Dishub Makassar melakukan penertiban di Jalan AP Pettarani, Kota Makassar pada Februari 2026 lalu. Pelaku Andi Hardis yang tidak senang terhadap penertiban itu lantas datang mengancam petugas.
"Waktu saya menertibkan di depan Bapenda itu (Jalan AP Pettarani), mobilnya orang yang digembok, dia yang marah-marah, mengamuk, melakukan pengancaman," ujar Kepala Bidang Terminal Perparkiran Audit dan Inspeksi (TPAI) Dishub Makassar Irwan Sampeang kepada detiksulsel, Senin (9/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Irwan, pelaku saat itu berupaya menghalangi petugas yang melakukan penertiban, namun petugas memilih tidak menghiraukannya. Pelaku yang merasa diabaikan lantas mewanti-wanti petugas tidak melakukan penertiban di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
"Dia (pelaku) bilang, 'kalau saya dapat Dishub di jalan saya akan pukuli. Saya Hardis, mudah-mudahan tidak saya dapat Dishub di Jalan Urip Sumoharjo, kalau saya dapat saya pukuli'," tambahnya.
Petugas Dishub Dianiaya Pelaku di Urip Sumoharjo
Berselang sebulan kemudian, tim Dishub Makassar melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (6/3) pagi. Pelaku Hardis yang sebelumnya mengancam petugas rupanya benar-benar muncul dan melakukan penganiayaan.
"Dia dapat anggota Dishub yang atur lalu lintas di situ, depan (Mal) Nipah, ada u-turn, ada putaran di situ, anggota dapat di situ langsung dihantam rahangnya, dipukul mukanya," ucap Irwan.
Setelah dianiaya, korban dan rekannya sempat mencari jejak pelaku hingga kediamannya diketahui. Saat hendak mempertanyakan maksud penganiayaan itu, pelaku justru memberi perlawanan.
"Anggota ke sana diusir lagi anggota pakai besi panjang. Makanya anggota ke Polsek Panakkukang melapor untuk melakukan penangkapan orang ini yang melakukan, ternyata Polsek turun, ternyata dia (pelaku) lari," jelasnya.
Petugas Dishub Ramai-ramai Turun Tangan Tangkap Pelaku
Belakangan, sejumlah petugas Dishub Makassar memutuskan turun tangan menangkap pelaku. Alhasil, pelaku diamankan meski sempat melakukan perlawanan.
"Anggota yang pergi tangkap untuk diserahkan ke Polrestabes di situlah terjadi saling menyerang. Iya (pelaku) sempat melawan, turun semua anggota, dia kepung lorong itu," kata Irwan.
Penangkapan pelaku tersebut sempat terekam kamera warga hingga viral. Dalam video beredar, tampak pelaku melakukan perlawanan demi tidak dibawa petugas.
Tampak pelaku meronta-ronta. Namun petugas Dishub Makassar bersikukuh mengamankan pelaku untuk diserahkan ke pihak kepolisian.
