Wali Kota Makassar Munafri 'Appi' Arifuddin mengingatkan kepada 109 pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik agar tidak korupsi dan bergosip di kantor. Appi juga mengimbau keluarga pejabat baru agar tidak memberi pengaruh buruk yang bisa merusak jalannya birokrasi di Pemkot Makassar.
"Keluarga, bagi bapak-ibu yang hadir bersama istri atau suami tolong bapak-ibu ini dijaga kariernya. Jangan karena pengaruh yang muncul dari istri, dari suami, sehingga apa yang kita rintis bisa buyar di tengah jalan," kata Appi dalam sambutannya usai melantik 109 pejabat hasil mutasi di Tribun Lapangan Karebosi Makassar, Jumat (6/2/2026).
Appi menjelaskan, persoalan yang mesti diselesaikan di Makassar cukup kompleks. Dia meminta agar seluruh jajaran bawah hingga puncak Organisasi Perangkat Darerah (OPD) kompak atau menghindari ego sektoral..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak mau lagi ada yang hanya mementingkan diri sendiri dan individu yang ada di dalamnya, saya tidak mau ada yang datang hanya untuk menceritakan yang mana kejelekan si A, yang mana kejelekan si B," tambahnya.
"Orang-orang besar tidak bercerita tentang nama dan individu, tapi orang besar bercerita tentang ide dan gagasan," sambung Appi.
Dia juga berharap agar pegawai baru dilantik terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas selama menjabat. Appi menekankan bahwa pelajaran paling berharga adalah ketika mampu menyelesaikan persoalan masyarakat.
"Jangan berhenti untuk belajar, jangan berhenti untuk cari tahu hal-hal yang belum kita ketahui. Karena di tengah-tengah masyarakat ilmu-ilmu yang kita dapat di bangku sekolah belum cukup untuk menyelesaikan persoalan yang ada di tengah masyarakat," jelasnya.
Appi lalu mengingatkan hal terpenting yang harus dihindari yakni korupsi. Dia meminta pejabatnya harus tahu mana hak dan kewajiban.
"Jangan sekali-sekali mengambil yang bukan haknya. Dan jangan sekali-sekali tidak mengerjakan kewajibannya," ucap Appi.
Pada momen itu, Appi juga mengarahkan penyampaiannya kepada keluarga pejabat yang hadir menyaksikan pelantikan. Appi meminta agar kerabat pejabat ini tidak memberi pengaruh untuk korupsi.
Appi mengingatkan bahwa pengawasan tindakan korupsi makin ketat. Dia memastikan sistem yang diterapkan Pemkot Makassar saat ini tidak bisa diakali lagi.
"Sistem pengawasan semakin hari semakin ketat, jangan coba-coba bermain dengan sistem yang ada. Lagi-lagi saya menyampaikan pada kesempatan hari ini untuk memastikan sebuah integritas harus dibangun untuk menciptakan sebuah kepemimpinan yang komprehensif," jelasnya.
Appi menegaskan bahwa ketika integritas hilang, tidak ada harapan bagi segala sesuatu untuk berjalan dengan baik. Sebaliknya, jika integritas tetap dipertahankan, maka godaan dan ancaman dapat dilalui.
"Kalau integritas itu hilang jangan harap semua bisa berjalan dengan baik. Tapi kalau integritas kita pertahankan, apapun bentuknya, segala macam bentuk godaan, ancaman insyaallah akan kita lewati karena berpegang pada integritas," imbuh Appi.
Sebelumnya diberitakan, Appi melantik 109 pejabat eselon III dan IV mulai dari sekretaris dinas (sekdis), camat, kepala bidang (kabid), lurah, hingga kasubag. Pelantikan digelar di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (6/2).
Mereka yang dilantik merupakan hasil mutasi jabatan Pemkot Makassar secara perdana di 2026. Dari ratusan pejabat yang dilantik, 13 di antaranya merupakan camat.
