Pemuda bernama Ermario Ayatolla (22) ditemukan tewas mengapung di pinggir Sungai Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ermario sempat dilaporkan hilang oleh keluarga sebelum ditemukan tewas.
Jenazah korban ditemukan tersangkut di batang kayu di Sungai Tallo, Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 08.50 Wita. Warga yang menemukan korban langsung melapor ke Polsek Tamalanrea guna proses evakuasi.
"Jadi tadi jam 08.50 Wita informasinya bahwa ada penemuan jenazah di pinggiran Sungai Tallo, tepatnya di Kelurahan Parangloe," kata Kapolsek Tamalanrea Kompol Muhammad Yusuf kepada detikSulsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusuf mengatakan proses identifikasi berlangsung cepat karena keluarga korban berada di lokasi kejadian usai menerima informasi penemuan jenazah tersebut. Korban merupakan warga Tamalanrea yang sempat dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak Sabtu (31/1).
"Sesuai pengakuan orang tua, bahwa ini ternyata adalah anaknya atas nama Ermario, (jenis kelamin) laki-laki, umur 22 tahun," bebernya.
Ia memperkirakan korban sudah tewas dan mengapung selama tiga hari. Hal tersebut berdasarkan laporan orang tua korban di Polsek Tamalanrea pada Minggu (1/2) malam.
"Kurang lebih sudah tiga hari, dari hari Sabtu (31/1) sejak keluarganya sampaikan (hilang). Keluarga datang (membuat laporan) malam Senin, lapor keluarganya hilang. Ternyata tadi ditemukan dan betul keluarganya," bebernya.
Ia menjelaskan proses evakuasi korban cukup memakan waktu karena lokasi penemuan yang terkendala akses mobil. Aparat terpaksa membawa jenazah korban menggunakan perahu ke area Jembatan Tol Insinyur Sutami lalu dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.
"Kita evakuasi melalui Sungai Tallo, jenazah korban dievakuasi melalui (area) bawah jembatan tol, di pinggir Sungai Tallo baru dijemput sama ambulans terus dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," jelasnya.
Yusuf belum bisa memastikan kronologi tewasnya korban dan masih mendalami kasus tersebut. Namun saat ini, korban telah dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Sampai saat ini belum ada keterangan, namun sekitar pukul 11.44 Wita jenazah korban dibawa oleh Dokpol Biddokkes Polda Sulsel menuju RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
