Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kapal nelayan KM Risnawati meledak hingga terbakar di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari keterangan saksi, penyebab ledakan diduga akibat percikan api di mesin genset.
"Jadi sesuai dengan keterangan saksi atau ABK yang kami mintai keterangan, bahwa ledakan pemicunya itu berawal dari mesin genset atau mesin engkol," kata Kapolsek Kawasan Paotere Iptu Ibnu Chaerul kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).
Ibnu mengatakan anak buah kapal (ABK) menghidupkan mesin itu untuk penerangan saat proses bongkar muat. Meski demikian polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mesin engkol itu mereka nyalakan, kemudian terjadi ledakan. Dugaan awalnya seperti itu, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," bebernya.
Tim dari Inafis Polres Pelabuhan dan Bid Labfor Polda Sulsel telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selain barang bukti, polisi juga memeriksa empat saksi dari kejadian itu.
"Untuk penyebabnya sendiri, kami masih melakukan penyelidikan. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres. Dan saat ini pula telah turun tim dari Bidlabfor Polda Sulsel untuk melakukan penyelidikan awal," jelas Ibnu.
"Untuk saat ini ada empat orang saksi, satu orang dari ABK kapal tersebut dan tiga orang lainnya adalah ABK yang berada di kapal tepat di samping kapal yang meledak tersebut," tambah Ibnu.
Kronologi Kapal Nelayan Meledak
Peristiwa KM Risnawati Indah meledak hingga terbakar ini terjadi di sekitar area tanggul Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (3/2) dini hari. Kapal itu dinakhodai oleh Culli Dg Ewa dengan jumlah ABK sebanyak 9 orang.
"Kapal diketahui hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke tempat pelelangan ikan," ujar Kasubsi Penmas Polres Pelabuhan Aipda Adil dalam keterangannya, Selasa (3/2).
Adil menuturkan dari keteranggan saksi, ledakan terjadi saat salah satu ABK bernama Sija alias Boyong menghidupkan mesin kapal. Mesin dihidupkan untuk digunakan sebagai penerangan saat bongkar muatan.
"Pada saat itu, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal yang kemudian menjalar hingga ke area mesin," kata Adil.
Tidak lama berselang terjadilah ledakan. Seluruh awak kapal langsung lompat ke laut untuk menyelamatkan diri.
Berikut Data Korban Sementara:
- Dg Ewa (juragan kapal) - luka-luka pada sekujur tubuhnya
- Dg Lantik - patah kaki kiri
- Aldi - luka pada bagian wajah
- Dg Ngitung - luka pada wajah.
- Rahmat (buruh angkut) - luka pada kaki kiri
- Dg Rani - luka pada wajah dan pergelangan tangan kanan
- Bayong alias Sija - tidak mengalami luka, namun menjalani perawatan intensif
- Putra - luka bakar pada bagian punggung
- Dg Tangga - luka pada lengan kiri dan kaki kanan
- Sampara Jarung Dg Tujuh - tidak mengalami luka
Simak Video "Video: Ledakan Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 Orang Luka-luka"
[Gambas:Video 20detik]
(hsr/asm)











































