Momen Pria di Makassar Pukul Pasutri gegara Mobil Senggolan di Jalan

Momen Pria di Makassar Pukul Pasutri gegara Mobil Senggolan di Jalan

Sahrul Alim - detikSulsel
Senin, 02 Feb 2026 12:32 WIB
Momen Pria di Makassar Pukul Pasutri gegara Mobil Senggolan di Jalan
Viral pria pukul pemobil dan istri di Makassar. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

Seorang pria pengendara mobil bernama Iwan Nomba Palino (53) terlibat cekcok hingga memukul pasangan suami istri (pasutri) inisial SU dan YU di jalanan, usai menyenggol mobil korban di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aksi Iwan terekam video ponsel anak korban.

Dilihat detikSulsel dari video beredar, Senin (2/2/2026), pelaku awalnya tampak terlibat cekcok dengan pasangan suami istri tersebut. Dalam video yang direkam oleh anak korban itu, terlihat Iwan berjalan sambil menunjuk-nunjuk dan mendorong SU.

Sementara YU yang melihat ketegangan itu tampak berusaha mendekat dan membela suaminya. Pelaku lalu kembali menunjuk-nunjuk pasangan suami istri itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sang suami menepis tangan pelaku saat istrinya ditunjuk-tunjuk. Pada momen tersebut, pelaku tampak tak bisa menahan emosi dan langsung melakukan pemukulan.

Iwan memukul SU secara bertubi-tubi sebanyak tiga kali. Pukulan terakhirnya juga terlihat mengenai YU yang berusaha melerai. Sementara SU yang terkena pukulan di bagian wajah langsung tersungkur di jalan.

ADVERTISEMENT

Anak korban terlihat langsung turun dari mobil berusaha membantu kedua orang tuanya. Kejadian itu tampak disaksikan oleh sejumlah pengendara lain yang singgah untuk melerai.

Ipar korban berinisial AR, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengaku video itu direkam oleh anak korban berinisial NA yang berada di dalam mobil.

"Kronologisnya sesuai dengan yang di caption video beredar. Itu direkam langsung oleh anak korban. Ada dua anak korban di dalam mobil saat kejadian, mereka bergantian merekam karena ada yang keluar mobil saat orang tuanya dipukul," kata AR kepada detikSulsel, Senin (2/2/2026).

Diketahui, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sabtu (31/1) sekitar pukul 19.30 Wita. Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana juga sudah membenarkan kejadian tersebut dan menyebut pelaku telah ditangkap.

"Pelaku sudah diamankan tadi malam," ujar Devi kepada detikSulsel, Senin (2/1).

Meski demikian, Devi belum merinci kronologi kejadian viral tersebut. Namun dari video beredar, pihak korban telah memberikan kronologi versinya.

Kronologi Kejadian Versi Korban

Korban yang merekam video mengaku dalam perjalanan menggunakan mobil pribadi di Jalan Urip Sumoharjo. Mobilnya saat itu berada di belakang mobil abu-abu yang dikendarai pelaku dengan nomor polisi DD 1153 UM.

"Saat itu, posisi kendaraan kami berada di lajur kanan, sementara di sisi kiri terdapat sebuah bus besar. Di belakang kendaraan kami terdapat sebuah mobil berwarna abu-abu," tulis anak korban dalam video beredar.

Pihak korban menduga pengemudi mobil tersebut berniat berpindah ke lajur kanan karena terhalang oleh bus. Namun, ketika melakukan manuver, bagian belakang kendaraannya terserempet oleh mobil abu-abu tersebut.

"Setelah kejadian serempetan, kendaraan kami berhenti. Ibu turun dari mobil untuk melihat kondisi kendaraan dan memastikan situasi," lanjutnya.

Namun, pengemudi mobil abu-abu tersebut justru menunjukkan gelagat hendak meninggalkan lokasi kejadian. Khawatir pelaku melarikan diri, ibunya menepuk badan mobil tersebut agar pengemudi berhenti.

"Menanggapi hal tersebut, pengemudi mobil abu-abu marah dan berteriak, lalu meminta agar kendaraan dipinggirkan. Kami kemudian menepikan kendaraan sesuai permintaan," jelasnya.

Kedua orang tuanya lalu turun dari mobil untuk memeriksa keadaan mobilnya yang diserempet. Ayahnya lebih dahulu berbicara kepada pelaku untuk menyelesaikan masalah dengan baik-baik.

"Namun, pengemudi tersebut tidak memberi kesempatan ayah berbicara, dan justru mendekat dengan sikap agresif serta mendorong dada ayah," katanya.

"Melihat situasi mulai memanas, ibu berusaha melerai dan menenangkan keadaan. Akan tetapi, pengemudi mobil abu-abu tersebut ikut marah kepada ibu, menunjuk-nunjuk dengan nada mengancam," sambungnya.

Ayahnya mau menepis tangan pelaku yang menunjuk-nunjuk istrinya. Namun pengemudi secara tiba-tiba melakukan pemukulan secara brutal.

"Secara tiba-tiba, pengemudi mobil abu-abu tersebut melakukan pemukulan secara brutal ke arah ayah dengan beberapa kali pukulan keras yang dilakukan secara cepat dan agresif. Akibat kejadian tersebut, ibu juga terkena pukulan," katanya.

Setelah melakukan penganiayaan, justru pelaku meminta agar masalah ini diselesaikan di kantor polisi. Namun saat dalam perjalanan, pelaku justru kabur meninggalkan lokasi.

"Setelah itu, pengemudi mobil abu-abu sempat mengatakan agar masalah ini diselesaikan di kantor polisi (polsek), dan hal tersebut kami setujui. Namun, saat kami bersiap untuk mengikuti, pengemudi mobil abu-abu tersebut justru pergi meninggalkan lokasi kejadian," pungkasnya.




(asm/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads