Pembangunan Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini memasuki tahap pembersihan lahan sebelum konstruksi utama dimulai. Cuaca disebut masih menjadi kendala yang dihadapi di lapangan.
"Masih sementara land clearing, pematangan lahan," kata Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) Iwan kepada detikSulsel, Jumat (30/1/2026).
Persiapan lahan ini, kata Iwan, mencakup proses pembersihan area proyek dari semak, pohon, atau material yang menghalangi. Setelah itu, lahan seluas 15 hektare untuk lokasi pembangunan stadion itu akan diratakan dan dipadatkan untuk persiapan konstruksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedang mempersiapkan lokasi untuk penampungan material-material stockpile," jelasnya.
Persiapan penampungan material stockpile yakni kontraktor menyiapkan area khusus untuk menumpuk dan menyimpan bahan persiapan pembangunan. Stockpile ini biasanya digunakan untuk material seperti pasir, batu, tanah urug, besi, atau bahan konstruksi lain sebelum dipakai dalam pekerjaan utama.
Namun, kata Iwan, proses pematangan lahan ini masih terganggu oleh kondisi cuaca yang sering hujan. Hujan menyebabkan pekerjaan tanah seperti pembersihan lahan, pengurugan atau pemadatan menjadi lebih sulit.
"Kondisi hujan Makassar buat terhambat," jelas Iwan.
Sebelumnya, KemenPU melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel melakukan penandatangan kontrak dengan PT Waskita Karya untuk konstruksi Stadion Sudiang Makassar. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan stadion berstandar internasional tersebut.
Penandatanganan kontrak dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Prasarana Strategis Sulsel dengan Waskita-Adhi KSO pada Selasa (30/12). Stadion Sudiang sisa menunggu groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunannya.
Stadion Sudiang rencananya dibangun di atas lahan milik Pemprov Sulsel di kawasan GOR Sudiang, Kecamatan Biringkanaya. Anggaran pembangunan senilai Rp 647,9 miliar diakomodir dari APBN KemenPU.
Pembangunan Stadion Sudiang Makassar akan dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku perusahaan pemenang tender konstruksi. KemenPU melalui Satker Prasarana Strategis Sulsel telah melakukan penandatanganan kontrak pengerjaan pada 30 Desember 2025.
Stadion Sudiang direncanakan dibangun berkapasitas 27.000 penonton. Seluruh fasilitas akan berstandar FIFA mulai dari lampu pencahayaan, rumput lapangan hingga tribun penonton dibuat single seat.
