Harga beras di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami kenaikan alias masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Usut punya usut, kenaikan harga beras dipengaruhi adanya pedagang yang masih menjual stok beras yang lama, karena pasokan baru dari Bulog belum disalurkan.
Diketahui, pemerintah telah menetapkan HET beras terbaru. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 299 Tahun 2025 tentang Penetapan HET Beras yang diteken 22 Agustus 2025.
Dalam aturan tersebut diatur HET beras di sejumlah wilayah. Khusus di wilayah Sulawesi, HET beras medium ditetapkan Rp 13.500 per kilogram, sedangkan premium Rp 14.900 per kilogram.
Berdasarkan pantauan detikSulsel pada Selasa (27/8/2025), kenaikan harga beras terpantau terjadi di Pasar Pabaeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Makassar. Pedagang menjual beras medium ukuran 10 kg seharga Rp 180 ribu atau sekitar Rp 18 ribu per kg.
"Yang 10 kg itu merek Tiga Mawar dulu harga Rp 170 ribu sekarang Rp 180 ribu. (Beras ukuran) yang 5 kg itu Rp 90 ribu, dulu Rp 80 ribu," kata salah satu pedagang, Intan saat ditemui di lokasi.
Intan mengungkap, kenaikan juga terjadi untuk beras premium ukuran 10 kg yang kini dibanderol Rp 400 ribu dari sebelumnya hanya Rp 370 ribu. Beras premium ukuran 10 kg juga naik Rp 10 ribu menjadi Rp 90 ribu.
"Kalau SPHP itu setara medium, harganya Rp 62,5 ribu untuk kemasan 5 Kg. Dulu masih Rp 54,5 ribu, tapi tiba-tiba naik. Tidak tahu juga kenapa bisa naik, pokoknya datang begitu harganya," ucap Intan.
Kenaikan harga beras juga diiringi dengan kelangkaan stok di minimarket. Beras ukuran 5 kg kini tidak ditemui lagi di salah satu minimarket di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Panakkukang.
"Beras kosong, kosong-kosong itu di minimarket tidak ada pengiriman," kata pegawai minimarket, Zulkifli saat ditemui wartawan, Selasa (27/8).
Kondisi serupa juga ditemui di minimarket Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang. Beras ukuran 5 kg dilaporkan sudah tidak tersedia sejak Juni lalu.
"Semenjak itu anu toh bilang banyak ada beritanya banyak oplosan nda adami (beras masuk ke minimarket)," ungkap pegawai minimarket, Suharmin kepada wartawan.
Simak Video "Video: Mentan Lapor ke Prabowo Harga Beras Mulai Turun"
(sar/sar)