Sulawesi Barat

Geng Motor Tersangka Pembunuhan di Polman Bertambah Jadi 4 Orang

Abdy Febriady - detikSulsel
Rabu, 21 Okt 2026 19:30 WIB
Foto: Polisi menggelar pra rekonstruksi 2 pemotor boncengan motor diserang geng motor di Polewali Mandar. (Abdy Ferbriady/detikcom)
Polewali Mandar -

Polisi kembali menetapkan satu anggota geng motor berinisial RH (24) sebagai tersangka baru kasus penyerangan maut terhadap pria berinisial HU (18) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Total tersangka kini menjadi empat orang.

"Tersangka bertambah, menjadi empat orang," kata KBO Sat Reskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RH membawa sajam jenis badik saat penyerangan. Tersangka ikut terlibat dalam aksi pengejaran saat konvoi geng motor bernama CMP Brutal.

"Dia ikut mengejar (korban) dengan bawa sajam. Tapi sajamnya tidak digunakan, jenis badik," jelasnya.

Menurut Iwan, sepeda motor yang digunakan Bos CMP Brutal inisial KM saat kejadian adalah milik RH. Saat itu RH menggunakan sepeda motor orang lain.

"Anggota geng CMP Brutal juga. Dia yang punya motor dipakai sama KM," ucapnya.

Iwan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka terus bertambah. Diakui, pihaknya terus menyelidiki keterlibatan anggota Geng CMP Brutal lain dalam kasus ini.

"(Tersangka masih bertambah) nanti dilihat hasil penyelidikan," imbuh Iwan.

Diketahui, para tersangka melakukan penyerangan terhadap dua pria boncengan motor inisial HU (18) dan RA (21) di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Minggu (18/10), sekitar pukul 01.50 Wita. Insiden itu mengakibatkan HU meninggal dunia akibat diserang geng motor.

Polisi lebih dulu menetapkan 3 tersangka, yakni Ketua Geng Motor CMP Brutal berinisial KM (25) dan dua anggotanya inisial SL (18) serta AR (17). Mereka ditetapkan tersangka setelah polisi melakukan pra rekonstruksi, Senin (19/10) sekitar pukul 17.30 Wita.

"Dia (KM) yang memulai mencoba menendang korban tapi tidak kena, setelah itu dia perintahkan anak buahnya untuk mengejar korban. Pelaku SL dan AR yang boncengan menendang motor korban, sehingga motor korban oleng lalu terjatuh," ujar Iwan saat dihubungi, Selasa (20/10).



Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"

(sar/ata)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork