22 Pentolan OPM di Papua Ditangkap Selama Operasi Triwulan III

22 Pentolan OPM di Papua Ditangkap Selama Operasi Triwulan III

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 15 Okt 2026 14:49 WIB
Konferensi pers Operasi Triwulan III di Papua.
Konferensi pers Operasi Triwulan III di Papua. Foto: (dok. istimewa)
Makassar -

TNI menangkap 22 pentolan organisasi Papua merdeka (OPM) selama Operasi Triwulan III di Papua. TNI turut mengamankan sejumlah senjata api dan amunisi.

"Berdasarkan hasil operasi dan pendalaman informasi terdapat 22 anggota OPM yang berhasil ditindak. Selain itu juga mengamankan senjata api," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto kepada detikcom, Kamis (15/10/2026).

Lucky mengatakan operasi ini merupakan upaya berkelanjutan untuk menjaga keamanan warga di Papua. Terutama dari ancaman kekerasan dari kelompok bersenjata hingga aktivitas ilegal lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaksanaan operasi yang dilaksanakan selama Triwulan III tahun anggaran 2026 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman keamanan, baik berupa aktivitas kelompok bersenjata, penyelundupan, maupun kegiatan ilegal lainnya yang dapat mengganggu stabilitas nasional," jelasnya.

Dalam operasi kali ini, kata dia, Kogabwilhan III berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan berbagai aktivitas ilegal. Antara lain senjata organik sebanyak 24 pucuk, 11 senjata api laras pendek/pistol, hingga 13 senjata api laras panjang.

ADVERTISEMENT

Selain itu TNI juga mengamankan senjata campuran sebanyak 25 pucuk, 3 senjata api laras pendek campuran 9 mm, 22 senjata api laras panjang campuran 5,56 mm, senapan angin sebanyak 30 pucuk. Lalu ada amunisi berjumlah 394 butir, kaliber 5,56 mm sebanyak 304 butir, kaliber 7,62 mm sebanyak 30 butir, serta kaliber 9 mm sebanyak 60 butir. Ada juga selongsong amunisi berjumlah 55 terdiri kaliber 5,56 mm sebanyak 50 butir, kaliber 7,62 mm sebanyak 5 butir.

"Saya dan tentunya kita semua, tak kan sanggup membayangkan betapa kelam dan mengerikannya nasib saudara-saudara kita di Papua, apabila senjata-senjata perenggut nyawa tersebut, gagal kita amankan," tegasnya.

Menurut Lucky, Operasi Triwulan III Ini adalah bukti nyata kentalnya soliditas seluruh pasukan Satgas TNI di Papua, termasuk BIN, yang senantiasa memberikan informasi sehingga dapat mengetahui lokasi keberadaan pimpinan dan anggota OPM, yang langsung diamankan baik dalam keadaan hidup atau mati, termasuk persenjataan yang mereka miliki.

"Keberhasilan operasi pengamanan berbagai barang bukti tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan operasi tidak hanya berorientasi pada tindakan penindakan semata. Tetapi juga merupakan bagian dari upaya strategis untuk memutus mata rantai aktivitas ilegal, mulai dari sumber perolehan, jalur distribusi, jaringan pendukung, hingga sistem logistik yang digunakan oleh pihak-pihak yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat," bebernya.

Ia menegaskan penindakan terhadap sejumlah tokoh OPM, merupakan bagian dari upaya strategis dalam memutus struktur komando, jaringan pendukung, serta kemampuan operasional kelompok bersenjata yang melakukan aktivitas melanggar hukum.

"Seluruh pelaksanaan operasi tetap mengedepankan rules of engagement, prinsip hukum yang berlaku, nilai-nilai kemanusiaan, koordinasi antarinstansi, serta upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah operasi," ungkapnya.

Berikut ini daftar pentolan OPM ditangkap selama Operasi triwulan III:

Kodap IV Sorong Raya

1. Yasias Mate sebagai Danlog Kodap IV

2. Manuel Yohanes Aimau sebagai Wadan Ops Kodap IV

3. ⁠Alfon Sorry sebagai Wadan Ops Kodap

4. Arso Aisnak sebagai Danops Buaya Kodap IV

5. Manfred Fateem sebagai Danops Kodap IV

6. Anton Fatem sebagai Danyon Ayosami Kodap

7. Yesias Fatem sebagai Danyon Mosata Kodap IV

8. Riki Asiasior sebagai Danyon Tokek Kodap

9. Yopi Frasov sebagai Wadanyon Aikum Kodap IV

10. ⁠Yohannes Ky sebagai Danyon Karif Hamid Kodap IV

11. Zakarias Fatem Wapangkodap IV

Kodap III/Ndugama

1. Lau Gwijangge sebagai Danwil Mugi Kodap III

2. Ket Gwijangge sebagai Danops Yon Mugi Kodap III

3. Peltu Usmabul sebagai Wadanops Mugi Kodap III

4. ⁠Lut Wumangge alias Medak-Medak sebagai penasihat Kodap III

Kodap XVI Yahukimo

1. ⁠Bilip Kobak sebagai Danops Kimpussa Kodap XVI

⁠Kodap XVIII/Ilaga

1. Jeki Murib sebagai Danops Kepala Air Kodap XIII

Kodap XIII/Kegepa Nilounda

1. Oktonil Degei sebagai Dan Ops Pos Awii Yugiyo Kodap XIII

Kodap XXXV Bintang Timur

1. Abdon Kisamlu sebagai Wadanyon Lim Kelener Kodap XXV

Kodam III Dula

1. Dinus Tigau sebagai Staf Ops Kodam III

2. Hurbianus Mirip sebagai kepala keuangan Kodam III

Unsur Wilayah Domberai

1. Colonel Jacob sebagai Comanda AL WST Papua, wilayah teritorial Domberai



(asm/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads