Bocah sekolah dasar (SD) berinisial F (9) di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), dianiaya sadis temannya, IR (16), menggunakan gunting. Penganiayaan terjadi usai korban meminta handphone (HP) miliknya yang dipinjam pelaku untuk bermain game dikembalikan.
Sepupu korban, BP (30) mengatakan peristiwa bermula ketika IR mengajak korban keluar rumah dengan menawarkan akan membuatkan akun game pada Kamis (1/10) malam. Keduanya kemudian pergi ke kawasan Pasar Rakyat Molawe, Kecamatan Molawe.
Sesampainya di lokasi, IR menggunakan HP milik F untuk bermain game. Belakangan, korban meminta HP tersebut dikembalikan karena hendak pulang hingga akhirnya terjadi penganiayaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelaku sempat main game pakai HP korban. Waktu korban minta kembali HP-nya karena mau pulang, langsung dianiaya," ujar BP kepada detikcom, Rabu (7/10/2026).
Pelaku awalnya memukul bagian bahu korban hingga terjatuh lalu mencekiknya. Selanjutnya pelaku mengambil sebuah gunting dan menyerang korban secara membabi buta.
"IR memukul bahu korban sampai terjatuh, kemudian mencekiknya. Pelaku juga menusuk korban berulang kali menggunakan gunting," beber BP.
Usai ditusuk, korban F sempat melarikan diri untuk menghindari pelaku. Korban kemudian ditemukan oleh neneknya setelah berhasil menjauh dari lokasi kejadian dan selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Molawe.
"Itu anak sempat lari. Setelah dia lari, didapat sama neneknya. Korban dibawa ke Puskesmas Molawe untuk mendapatkan perawatan," pungkas BP.
Diketahui korban dan pelaku sebelumnya sudah saling mengenal. Korban masih duduk di bangku kelas 3 SD sementara pelaku sudah kelas 2 SMK.
Sementara itu, polisi menyebut kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Namun polisi belum menetapkan pelaku sebagai tersangka.
"Sudah tahap penyidikan, sudah sidik. Kita akan tetapkan tersangka beberapa hari lagi," kata Kasatreskrim Polres Konawe Utara AKP Abdul Aziz Husain Lubis saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/10).
