Polisi Usut Tukang Bakso Ditikam OTK di Jayawijaya

Papua Pegunungan

Polisi Usut Tukang Bakso Ditikam OTK di Jayawijaya

Paulus Pulo - detikSulsel
Sabtu, 03 Okt 2026 20:34 WIB
Ilustrasi pembunuh, pembunuhan.
Seorang tukang bakso di Jayawijaya, ditikam OTK saat berjualan. Foto: Freepik
Jayawijaya -

Tukang bakso berinisial KA (34) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, ditikam orang tidak dikenal (OTK) saat hendak berjualan. Polisi kini mengejar pelaku yang diperkirakan berusia sekitar 15 hingga 17 tahun.

"Penjual bakso berinisial KA menjadi korban penikaman di Jalan Karujaya," ujar Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino H. Rumambi kepada wartawan, Sabtu (3/10/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Karujaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Rabu (30/9) sekitar pukul 11.30 WIT. Koran langsung dievakuasi oleh warga ke RSUD Wamena untuk mendapatkan penanganan medis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setibanya di RSUD Wamena, personel mendapati korban dalam kondisi sadar dan sedang duduk setelah mendapatkan perawatan medis. Korban diketahui merupakan warga Jalan Gatot Subroto," kata Marcelino.

ADVERTISEMENT

Dia menuturkan kejadian bermula saat korban hendak berjualan bakso tepatnya di jalan masuk dari arah Gereja GKI dengan mengendarai sepeda motor. Seorang pemuda yang tidak dikenal mendekati korban dan melakukan penikaman dari arah belakang.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tikam pada bagian belakang bahu sebelah kiri dengan kedalaman sekitar lima sentimeter dan lebar tiga sentimeter," bebernya.

"Pelaku masih dalam penyelidikan. Pelaku diperkirakan laki-laki berusia sekitar 15 hingga 17 tahun. Korban tidak mengetahui secara jelas ciri wajah maupun pakaian yang digunakan pelaku," tambahnya.

Personel Polres Jayawijaya yang mendatangi lokasi kejadian menemukan gerobak bakso korban. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

"Usai melakukan olah TKP dan pulbaket, personel melanjutkan patroli, serta monitoring di sekitar lokasi, guna mengantisipasi kejadian lanjutan," pungkasnya.



(hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads