Pembunuh Satu Keluarga di Palu Peragakan 34 Adegan Rekonstruksi

Sulawesi Tengah

Pembunuh Satu Keluarga di Palu Peragakan 34 Adegan Rekonstruksi

Rangga Musabar - detikSulsel
Rabu, 09 Sep 2026 13:59 WIB
Rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Palu.
Foto: Rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Palu. (dok. Istimewa)
Palu -

Polisi telah menggelar rekonstruksi kasus pria bernama Aan Kurniawan (31) yang membunuh satu keluarga di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Total 34 adegan diperagakan oleh pelaku dalam rekonstruksi tersebut.

Rekonstruksi berlangsung di lokasi pembunuhan di tempat usaha pemotongan ayam, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatangan, Rabu (9/8/2026). Rekonstruksi yang digelar Polresta Palu ini turut disaksikan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu.

"Ada 34 adegan, mulai dari dia masuk, saat dia masuk, dia melaksanakan kegiatannya yaitu melaksanakan penganiayaan sampai mengakibatkan korban meninggal dunia dan sampai dia melarikan diri ke tempat persembunyian," kata Wakapolresta Palu, AKBP Muhammad Ilham kepada wartawan.

Ilham menjelaskan, momen saat pelaku membunuh korban diperagakan mulai adegan ke-14 hingga adegan ke-24. Pelaku sempat mengecek lokasi dan rumah korban sebelum melancarkan kejahatannya.

"Terungkap bahwa dia modusnya mulai dari awal dia cegat korban di motor, terus korban masuk dan dia sempat intip di samping kiri dari rumah, dan dia masuk rumah sampai dia melaksanakan aksinya," ujarnya.

Polisi menyebut hasil rekonstruksi sejauh ini masih sama dengan hasil penyidikan sebelumnya. Motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati tersangka terhadap korban.

"Modusnya sakit hati. Karena terhadap korban," ungkap Ilham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ilham melanjutkan, rekonstruksi ini untuk melengkapi berkas perkara. Penyidik selanjutnya akan merampungkan pemberkasan perkara untuk diserahkan ke kejaksaan.

"Setelah ini kegiatan yaitu melaksanakan giat penyidikan, karena jaksa penuntut umum juga sudah hadir langsung menyaksikan, jadi langsung dari tahap penyidikan nanti pemberkasan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, handphone milik korban yang hilang belum juga ditemukan. Polisi masih melakukan pencarian terhadap barang bukti tersebut.

"Masih dalam tahap pencarian, karena tidak ditemukan sampai dengan saat ini," imbuhnya.

Diketahui, pembunuhan itu Pembunuhan terjadi di sebuah tempat usaha pemotongan ayam, Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Minggu (26/7) malam. Tiga orang tewas dalam insiden ini masing-masing pria bernama Jamil (32) beserta anaknya, Rizki (2) dan istrinya, Nurhanisa (32).

Pelaku sempat melarikan diri hingga akhirnya ditangkap di kediaman keluarganya di Kecamatan Palu Barat, Rabu (26/8). Aan Kurniawan diamankan tanpa perlawanan.

"Tersangka selama ini bersembunyi di rumah atau gubuk di wilayah likuefaksi Balaroa, di sekitar areal likuefaksi Balaroa, selama satu bulan," ujar Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail Boby kepada wartawan, Rabu (26/8).

Polisi mengungkap motif pelaku membunuh satu keluarga karena sakit hati. Aan menyimpan dendam setelah mengaku dituding malas kerja oleh korban Jamil yang merupakan rekan kerjanya di tempat usaha pemotongan ayam.

"Motif sakit hatinya itu karena menurut tersangka, korban ini selalu menyampaikan bahwa pelaku malas dan pelaku sudah diberhentikan," pungkasnya.



(sar/sar)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads