4 Anggota KKB Tewas Ditembak di Yahukimo Diduga Pembunuh 2 Warga Sipil

Papua Pegunungan

4 Anggota KKB Tewas Ditembak di Yahukimo Diduga Pembunuh 2 Warga Sipil

Paulus Pulo - detikSulsel
Rabu, 02 Sep 2026 18:11 WIB
Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati 4 anggota KKB di Yahukimo.
Foto: Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati 4 anggota KKB di Yahukimo. (dok. istimewa)
Yahukimo -

Empat anggota kriminal bersenjata (KKB) yang tewas ditembak polisi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diduga terlibat dalam berbagai aksi kejahatan. Salah satunya diduga terlibat pembunuhan dua warga sipil pada 2023 silam.

"Penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana di wilayah Yahukimo," ungkap Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Rabu (2/9/2026).

Salah satunya berkaitan dengan DPO Nomor DPO/10/V/2023/Reskrim terkait dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap almarhum Yonathan Arruan dan almarhum Asri Obet. Pembunuhan itu terjadi di Jalan Statistik, Distrik Dekai, Yahukimo, 30 April 2023.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penindakan juga berkaitan dengan dugaan penyerangan terhadap tenaga kesehatan dan guru di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, pada 21 hingga 22 Maret 2025. Hal ini mengacu dalam DPO Nomor DPO/s-35/18/VII/RES.1.7./2025/Reskrim.

"Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama jajaran kewilayahan selanjutnya melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap hasil penindakan, termasuk memantau perkembangan situasi kelompok bersenjata di wilayah Yahukimo," tegas Yusuf.

ADVERTISEMENT

Pengamanan juga terus diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan keamanan lanjutan. Seluruh langkah tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat dan personel.

Keempat jenazah pelaku telah dievakuasi ke RSUD Dekai. Aparat juga mengamankan enam orang diduga terlibat dengan KKB yang masing-masing berinisial BK, PM, DH, NJK, PA, dan AS.

"Kami masih mendalami identitas, aktivitas, peran, dan keterkaitan masing-masing. Jadi, prosesnya masih berjalan dan kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan status mereka sebelum pemeriksaan selesai," jelas Yusuf.

Sementara Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramadhani mengatakan, penindakan terhadap empat anggota KKB bagian dari upaya penegakan hukum. Hal ini juga sebagai upaya menjaga keamanan masyarakat di Yahukimo.

"Kami tetap mengedepankan tindakan yang terukur serta sesuai dengan ketentuan hukum," tegas Faizal.

Dia turut mengimbau masyarakat Yahukimo untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Pihaknya menegaskan peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

"Prioritas kami adalah memastikan situasi tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman," imbuhnya.

Diketahui, empat anggota KKB tewas dalam kontak tembak dengan satgas kepolisian gabungan di kawasan Kantor KPU Lama, Jalan Miyaro, Distrik Dekai, Yahukimo, Selasa (1/9). Para pelaku merupakan pasukan KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Eden Sawi pimpinan Wadanyon Habis Nare.

Dari empat jenazah, tiga di antaranya telah teridentifikasi masing-masing berinisial EH alias E, YK alias LY dan M. Sementara satu jenazah lain masih dalam proses identifikasi.

Aparat turut menyita barang bukti pascakontak tembak. Adapun barang milik pelaku yang diamankan, yakni satu pucuk senjata api rakitan laras panjang, 11 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, serta tiga unit telepon seluler.



(sar/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads