Daftar 18 Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar-Dijarah gegara Dana Desa

Papua Tengah

Daftar 18 Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar-Dijarah gegara Dana Desa

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 14 Agu 2026 20:57 WIB
Gedung pemerintahan di Puncak, Papua Tengah dibakar massa.
Foto: Gedung pemerintahan di Puncak, Papua Tengah dibakar massa. (dok. istimewa)
Puncak -

Polisi tengah mengusut kasus pembakaran dan penjarahan 18 kantor pemerintahan imbas penyaluran dana desa di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Polisi mengklaim situasi di wilayah Puncak saat ini berangsur normal.

"Polda Papua Tengah bersama Polres Puncak bergerak mengungkap kasus pembakaran, pengrusakan dan penjarahan sejumlah kantor pemerintahan. Tim gabungan melakukan olah TKP di 18 (kantor)," ujar Kabid Humas Polda Papua Tengah AKBP I Made Suartika kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Suartika mengatakan tim gabungan yang dipimpin Direskrimum Polda Papua Tengah Kombes Adi Tri Widiyanto dan Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes melakukan olah TKP pada Rabu (13/8). Kasus ini menjadi atensi Kapolda Papua Tengah Brigjen Jeremias Rontini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Olah TKP ini merupakan tindak lanjut perintah Kapolda untuk mengusut secara menyeluruh peristiwa yang terjadi di lingkungan pemerintah (Kabupaten Puncak)," ujarnya.

Dia mengatakan penyelidikan dilakukan di semua kantor yang terdampak, baik yang dibakar, dirusak hingga dijarah. Olah TKP dilakukan untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang terjadi.

ADVERTISEMENT

"Olah TKP bukan hanya gedung yang dibakar, tetapi kantor yang dirusak dan dijarah juga menjadi bagian dari penyelidikan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat diungkap berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan," jelasnya.

Dia menegaskan penyelidikan kasus ini dilakukan secara profesional. Semua temuan di lapangan akan menjadi bahan bagi penyidik untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pembakaran, pengrusakan maupun penjarahan.

"Kami akan memproses masyarakat maupun oknum-oknum yang terbukti melakukan pengrusakan fasilitas kantor pemerintah daerah Kabupaten Puncak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ini penting agar menjadi efek jera dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di Kabupaten Puncak," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa situasi keamanan di Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak, saat ini berangsur normal. Meski demikian, aparat keamanan tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan keamanan maupun isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat.

"Situasi di Ilaga saat ini terus berangsur normal. Namun, kami tetap melakukan penjagaan dan meningkatkan kewaspadaan untuk menyikapi isu-isu yang berkembang," pungkas Suartika.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di wilayah Ilaga, Puncak pada Selasa (11/8) sekitar pukul 18.45 WIT. Aksi anarkis pembakaran dan penjarahan kantor pemerintahan itu diduga imbas dari pembagian dana desa tahap I tahun 2026.

Polisi awalnya melaporkan 11 kantor yang dibakar dan dirusak massa mulai dari kantor bupati hingga DPRD Puncak. Namun data terbaru, total ada 19 kantor terdampak aksi anarkis massa.

"Terdapat 18 kantor yang menjadi sasaran amukan massa. Tidak hanya membakar massa juga menjarah isi kantor tersebut," kata Kapolres Puncak AKBP Domingos De F. Ximenes kepada detikcom, Jumat (14/8).

Daftar kantor dibakar dan dirusak massa di Kabupaten Puncak

  1. Kantor Bupati Puncak
  2. Kantor DPRD Puncak
  3. Kantor Dispenda Puncak
  4. Kantor BPBD Puncak
  5. Kantor Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Puncak
  6. Kantor BPKAD Puncak
  7. Kantor Dinas Kesehatan Puncak
  8. Kantor Sekretariat Puncak
  9. Kantor Kesbangpol Puncak
  10. Kantor PMK Puncak
  11. Kantor Dinas Sosial Puncak
  12. Kantor Dinas Perindagkop Puncak
  13. Kantor Inspektorat Puncak
  14. Kantor BKPSDM Puncak
  15. Kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Puncak
  16. Kantor BKPSDM Puncak
  17. Lab BKPSDM Puncak
  18. Kantor Dinas Kominfo Puncak


(hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads