Dua kelompok pemuda di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut), terlibat bentrok menggunakan batu dan senjata tajam (sajam). Seorang pemuda bernama Varry Semuel Marco Repi (17) tewas usai terkena tikaman di dada kiri.
"Korban Varry Repi merupakan warga Kelurahan Ranomea," kata Kasat Reskrim Polres Minsel, Iptu Stevi Sumolang, kepada detikcom, Jumat (31/7/2026).
Peristiwa terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di sekitar Kelurahan Bitung hingga Jembatan Ranomea, Kecamatan Amurang. Stevi menjelaskan bentrokan terjadi sejak Kamis (30/7) sekitar pukul 23.30 Wita hingga Jumat (31/7) sekitar pukul 00.30 Wita.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perkelahian ini kita sama-sama sesalkan sampai menimbulkan korban jiwa. Kedua kelompok pemuda awalnya terlibat aksi saling lempar batu sebelum bentrokan berlanjut menjadi perkelahian fisik yang juga menggunakan senjata tajam," bebernya.
Akibat kejadian tersebut, Varry mengalami satu luka tikaman di dada kiri. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
"Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti bentrokan tersebut," tegasnya.
Dia mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan tidak terprovokasi. Warga diminta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
"Kepada masyarakat kami harap agar menjaga sama-sama kondusifitas, serahkan masalah ini ke kepolisian," pungkas Stevi.
