Lima anggota kelompok geng motor di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) diamuk massa usai menyerang warga menggunakan panah busur. Massa yang emosi juga membakar dua motor milik anggota geng motor tersebut.
Momen massa menghakimi dan membakar motor anggota geng motor tersebut terekam kamera warga di lokasi. Tampak satu anggota geng motor tergeletak tak berdaya di jalanan sambil melindungi kepalanya menggunakan tangan.
Anggota geng motor itu lalu diseret ke mobil polisi. Saat hendak naik ke mobil polisi, massa tampak memukul anggota geng motor itu menggunakan kepalan tangan dan helm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi massa yang terus memukul korban sempat membuat polisi di lokasi geram. Di bak terbuka mobil polisi, tampak ada tiga anggota geng motor yang sudah tidak berdaya.
Dalam lanjutan video memperlihatkan massa mendorong motor anggota geng motor tersebut. Tak berselang lama, tampak dua motor sudah dibakar di pinggir jalan.
Diketahui, peristiwa itu terjadi di Jalan Pemuda, Kecamatan Turikale, Maros pada Minggu (5/7) dini hari. Saat ini, lima pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polres Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kanit Tipidum Polres Maros, Ipda Ahmad Muhajir mengatakan geng motor tersebut awalnya diduga berencana melakukan penyerangan terhadap kelompok geng motor lain di lokasi. Namun tidak menemukan musahnya sehingga menyerang warga.
"Geng motor bernama Lampu Merah diduga akan melakukan penyerangan ke Jalan Pemuda karena ada salah satu geng motor yang akan mereka serang. Tetapi saat tiba di lokasi, mereka tidak menemukan kelompok tersebut," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (6/7/2026).
Warga yang berada di lokasi melakukan perlawanan dengan balik menyerang kelompok geng motor tersebut. Dari sekitar 10 orang, lima di antaranya ditangkap dan dimassa.
"Dari kurang lebih 10 orang, ada 5 orang pemuda yang diamankan warga. Memang sempat terjadi pemukulan terhadap mereka. Benar, ada dua unit motor yang dibakar warga," terang Muhajir.
(hsr/asm)
