Kelompok geng motor bernama Lampu Merah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamuk massa usai menyerang warga menggunakan panah busur. Lima orang dari geng motor itu mengalami luka-luka dan dua motornya dibakar warga.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Pemuda, Kecamatan Turikale, Maros pada Minggu (5/7). Kanit Tipidum Polres Maros, Ipda Ahmad Muhajir mengatakan geng motor tersebut awalnya diduga berencana melakukan penyerangan terhadap kelompok geng motor lain di lokasi.
"Geng motor bernama Lampu Merah diduga akan melakukan penyerangan ke Jalan Pemuda karena ada salah satu geng motor yang akan mereka serang. Tetapi saat tiba di lokasi, mereka tidak menemukan kelompok tersebut," kata Ahmad kepada wartawan, Senin (6/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Muhajir, kelompok geng motor ini kemudian melakukan penyerangan secara acak terhadap warga karena tidak menemukan musuhnya. Akibatnya, pria inisial R (27) terkena busur di kaki.
Warga yang berada di lokasi melakukan perlawanan dengan balik menyerang kelompok geng motor tersebut. Dari sekitar 10 orang, lima di antaranya ditangkap dan dimassa.
"Dari kurang lebih 10 orang, ada 5 orang pemuda yang diamankan warga. Memang sempat terjadi pemukulan terhadap mereka," ungkap Muhajir.
"Benar, ada dua unit motor yang dibakar warga," tambah Muhajir.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi. Adapun barang bukti yang diamankan yakni empat unit sepeda motor, dua anak busur panah, serta satu buah ketapel.
"Barang bukti yang diamankan ada empat kendaraan, dua anak busur panah, dan satu ketapel," jelasnya.
Lima anggota geng motor yang diamankan warga selanjutnya dibawa ke Polres Maros untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(hsr/asm)
