Seorang pelajar SMA berinisial JH di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengalami kecelakaan sepeda motor setelah ditodong menggunakan pistol mainan. Pelaku yang merupakan ketua geng motor berinisial AD (17) pun telah ditangkap.
"Pelaku sudah kami amankan dan mengakui perbuatannya," ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau dalam keterangannya Jumat (5/6/2026).
Insiden itu terjadi di Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kendari, Kamis (4/6) sekitar pukul 13.00 Wita. Korban JH saat itu sedang pulang bersama sejumlah temannya menggunakan sepeda motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku mendatangi korban setelah mendapat informasi bahwa anak buahnya diduga dikejar oleh sekelompok pelajar," ujar Welliwanto.
Pelaku AD mendatangi rombongan korban karena mengira mereka terlibat dalam pengejaran terhadap anggota geng motor yang dipimpinnya. Saat bertemu di jalan, pelaku dan korban sempat terlibat adu mulut.
"Saat itu pelaku mengeluarkan korek api model pistol dan menodongkannya ke arah korban serta teman-temannya," ungkapnya.
Aksi pelaku membuat korban dan rekan-rekannya kemudian panik lalu berusaha melarikan diri. Namun pelaku disebut terus melakukan pengejaran sambil mengarahkan benda menyerupai senjata api tersebut.
"Dalam kondisi ketakutan, korban kehilangan kendali hingga menabrak trotoar dan terjatuh dari sepeda motornya," jelasnya.
Setelah korban terjatuh, kata dia, pelaku kembali menghampiri sambil menodongkan korek api berbentuk pistol itu. AD lalu menanyakan soal dugaan pengejaran terhadap anggota geng motor yang dipimpinnya.
"Pelaku kemudian memukul kepala korban satu kali menggunakan tangan kiri," katanya.
Dia mengatakan korban tidak mengalami luka serius karena masih menggunakan helm saat kejadian. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku beberapa jam setelah kejadian.
"Beruntung korban masih mengenakan helm sehingga tidak mengalami luka serius," bebernya.
Dari tangan AD, polisi menyita satu unit korek api gas model pistol. Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku mengakui seluruh perbuatannya.
"Barang bukti yang diamankan berupa satu unit korek api gas model pistol," pungkasnya.
