8 Pendulang Emas Dibunuh OPM Dicurigai Intel Menyamar

Papua Pegunungan

8 Pendulang Emas Dibunuh OPM Dicurigai Intel Menyamar

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 21 Mei 2026 09:48 WIB
TNI mengungkap dalih OPM tega membunuh 8 orang pendulang emas di Yahukimo.
Foto: TNI mengungkap dalih OPM tega membunuh 8 orang pendulang emas di Yahukimo. (dok. istimewa)
Yahukimo -

TNI mengungkap dalih anggota Operasi Papua Merdeka (OPM) tega membunuh delapan orang pendulang emas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Para korban dicurigai sebagai anggota intelijen yang sedang melakukan penyamaran di lokasi.

"Kelompok tersebut menuding para korban sebagai aparat keamanan yang menyamar," ujar Kapen Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna kepada wartawan, Kamis (21/5/2026).

Letkol Wirya mengungkapkan pembunuhan itu dilakukan oleh OPM Kodap XVI Yahukimo. Kelompok ini disebut bergerak bersama pasukan Batalyon Yamue.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kelompok OPM tersebut dipimpin Mayor Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Mayor Dejang Heluka," jelas Wirya.

Letkol Wirya pun membantah kecurigaan OPM yang menganggap para korban merupakan anggota intelijen yang menyamar. Menurutnya, delapan orang korban jelas-jelas merupakan warga sipil.

ADVERTISEMENT

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM Kodap XVI Yahukimo, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut," katanya.

Personel Gabungan Siapkan Evakuasi Udara

Para pendulang emas itu dibunuh di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo pada Rabu (20/5). Personel gabungan saat ini tengah melakukan persiapan evakuasi melalui udara.

"Saat ini, proses persiapan evakuasi terus dilakukan dengan dukungan personel gabungan dan armada heli guna menjangkau lokasi kejadian yang berada di wilayah pedalaman," ungkap Wirya.

Selain itu, kata Wirya, TNI juga tengah menyiapkan langkah pengejaran terhadap para pelaku. Dia berharap para pelaku segera tertangkap.

"TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo," jelasnya.




(hmw/hsr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads