Pemuda Diduga Hendak Culik Bocah 10 Tahun di Mamasa Ditangkap

Sulawesi Barat

Pemuda Diduga Hendak Culik Bocah 10 Tahun di Mamasa Ditangkap

Abdy Febriady - detikSulsel
Senin, 11 Mei 2026 09:31 WIB
ilustrasi penculikan
Foto: Ilustrasi penculikan anak. (Getty Images/iStockphoto/gelmold)
Mamasa -

Pemuda berinisial S (26) diamankan warga lantaran diduga hendak menculik seorang bocah inisial R (10) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Warga curiga setelah melihat korban melompat dari atas motor yang dikendarai pelaku.

"Korban tiba-tiba melompat dari motor pelaku. Kejadian itu langsung menarik perhatian warga yang kemudian mengadang dan menghentikan pelaku kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pana," kata Kapolsek Pana IPTU Amsal Pameang dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Dugaan percobaan penculikan itu terjadi di Dusun Rea, Desa Tabang, Kecamatan Tabang, Minggu siang (10/5) sekira pukul 13.00 Wita. Amsal mengungkap insiden bermula ketika pelaku menanyakan penjual biji kopi kepada korban yang ditemui di jalan

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mendengar pertanyaan tersebut, korban kemudian pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi untuk mengambil kopi biji sekitar 1 kilogram yang dibungkus dalam kantong plastik putih," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Setelah korban kembali dan membawa sekantong biji kopi, pelaku lalu mengajaknya jalan-jalan menggunakan sepeda motor. Korban diiming-imingi dengan uang sebanyak Rp 100 ribu.

"Pelaku berinisial S kemudian mengajak korban berjalan-jalan menggunakan sepeda motor dengan iming-iming uang sebesar seratus ribu. Korban pun naik ke sepeda motor pelaku dan dibawa menuju arah Desa Saloan," terang Amsal.

Menurut Amsal, kecurigaan warga timbul setelah melihat pelaku beberapa kali bolak balik di Jalan Poros Tabang Barat-Salona. Mereka semakin resah setelah mengetahui pelaku bukan warga setempat.

"Gerak gerik pelaku menimbulkan kecurigaan masyarakat setempat. Warga melihat pria tersebut beberapa kali mondar-mandir di jalan poros Tabang Barat-Saloan dan diketahui bukan warga setempat," ujar Amsal.

Amsal melanjutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mamasa. Kasus dugaan percobaan penculikan tersebut akan didalami lebih lanjut.

"Dari hasil sementara, diketahui bahwa pelaku bukan warga yang berdomisili di Desa Tabang Barat dan diduga berpura-pura membeli kopi untuk mendekati korban," pungkasnya.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads