Ular Piton 6 Meter Serang Warga Polman Saat Berkeliaran di Permukiman

Sulawesi Barat

Ular Piton 6 Meter Serang Warga Polman Saat Berkeliaran di Permukiman

Abdy Febriady - detikSulsel
Kamis, 07 Mei 2026 12:30 WIB
Ular piton 6 meter di Polman mati ditebas usai menyerang warga.
Foto: Ular piton 6 meter di Polman mati ditebas usai menyerang warga. (dok. Istimewa)
Polewali Mandar -

Seekor ular piton sepanjang 6 meter menyerang warga saat berkeliaran di kawasan permukiman Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Ular itu pun mati ditebas setelah diduga hendak memasuki rumah salah satu warga.

"Seandainya tidak ada orang yang lewat, mungkin sudah masuk di rumah ini ular," kata salah satu warga, Ayyub kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Ular ditemukan saat berkeliaran di dekat rumah warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Rabu (6/5) sekira pukul 20.00 Wita. Keberadaannya yang tidak terduga membuat kaget salah satu warga yang melintas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini ular sudah dalam posisi menyerang, makanya waktu lewat itu orang langsung diserang apalagi jaraknya dengan ular satu meter saja. Untungnya cepat menghindar," ungkap Ayyub.

Ayyub mengatakan, warga kemudian berdatangan saat mendengar suara teriakan meminta tolong. Warga langsung membunuh ular tersebut menggunakan parang karena terus beri perlawanan.

ADVERTISEMENT

"Setelah datang warga, ular langsung dibunuh, diparangi. Karena ini ular tidak lari pas datang warga, justru melawan," tuturnya.

Ayyub menduga, ular mendekati rumah warga karena sedang mencari makan. Dia memperkirakan, ular tersebut berasal dari kebun lalu mengikuti warga yang pulang ke rumahnya.

"Bisa jadi ini ular dalam posisi lapar. Mungkin ular sudah ikuti warga dari kebun pas sore hari," bebernya.

Bangkai ular sepanjang 6 meter itu lalu dibuang di tempat yang jauh dari pemukiman. Menurut Ayyub, kemunculan ular di permukiman sering terjadi.

"Sudah dibuang, memang besar ukurannya hampir 6 meter. Masih intens memang ular kelihatan," pungkas Ayyub.

Dalam potongan video beredar, tampak ular yang terluka terus menggeliat di atas rerumputan. Terlihat luka menganga di dekat kepala ular diduga akibat tebasan parang.




(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads