Polisi telah menetapkan pengemudi motor gede (moge) Harley Davidson inisial RR (42) sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan yang menewaskan bocah berinisial J (10) di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi turut mendalami kelengkapan dokumen kendaraan termasuk dugaan penggunaan pelat palsu.
"Sementara dilakukan identifikasi (dugaan memakai pelat palsu)," ujar Kasat Lantas Polres Toraja Utara Iptu Muhammad Nasrum Sujana kepada detikSulsel, Selasa (5/5/2026).
Nasrum belum menjelaskan lebih jauh soal identitas serta dokumen kendaraan bermotor pelaku. Saat ini pihaknya masih fokus menangani peristiwa kecelakaan lalu lintasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara ini kami fokus dulu untuk penanganan lakanya," ucap Nasrum.
Dia sekaligus menepis isu yang beredar terkait penanganan kasus ini. Pihaknya menegaskan pengemudi telah diamankan sejak insiden kecelakaan terjadi.
"Tidak benar (isu pengemudi tabrak lari), pelaku sudah menjalani proses hukum dan sudah ditahan," terangnya.
Diketahui, kecelakaan maut itu terjadi di Lingkungan Sendana Buntu Pare, Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Kecamatan Nanggala, Kamis (30/4) sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, korban berdiri di pinggir jalan menyaksikan iring-iringan moge yang melintas di sekitar lokasi.
"Menurut keterangan warga setempat, (moge) sedang dalam kecepatan tinggi kemudian lepas dari setir," ujar Nasrum dalam keterangannya, Jumat (1/5).
Belakangan, salah satu pengemudi moge yang sedang melakukan freestyle lepas setir motor tiba-tiba oleng. Moge yang dikendarai pelaku terjatuh dan akhirnya menabrak korban.
"(Selanjutnya moge) hilang kendali kemudian pengendara terjatuh dan motor terus berjalan dan menabrak korban yang sedang berdiri melihat iringan moge," imbuh Nasrum.
Korban yang tertabrak awalnya dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Namun belakangan korban dirujuk ke RS Elim Rantepao sebelum akhirnya dinyatakan meninggal.
"Dibawa ke Puskesmas Nanggala untuk penanganan medis awal namun karena keterbatasan peralatan korban kemudian dirujuk ke RS Elim Rantepao dan sekira pukul 18.00 Wita korban meninggal," ungkap Nasrum.
