Heboh bentrokan antarwarga desa pecah di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga lalu lintas lumpuh. Massa yang bertikai saling serang menggunakan batu dan busur panah.
Perang kelompok antarwarga Desa Kalibamamase dan Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, sejak Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Bentrokan berlangsung hingga Jumat (24/4) sekitar pukul 08.00 Wita.
Bentrokan itu terekam kamera yang videonya viral di media sosial. Dari video beredar, massa yang bertikai saling serang di jalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah orang tampak melakukan pelemparan batu ke arah kubu lawan. Seorang pria yang tidak mengenakan baju terlihat hendak melepas busur panah.
Jalanan tampak ditutup menggunakan papan. Dari kejauhan terlihat dereten truk yang terjebak dalam bentrokan yang tidak bisa melintas.
Dari video lainnya, aparat TNI dan Polri sudah berada di lokasi kejadian. Namun banyaknya kerumunan massa membuat bentrokan sulit dilerai.
"Berbagai upaya dilakukan untuk meredam situasi tapi jumlah massa sudah tak terkendali," kata Kanit Polsek Walenrang Ipda Irfan Nasir kepada detikSulsel, Jumat (24/6).
Irfan mengaku situasi di lokasi mulai kondusif menjelang siang. Arus lalu lintas yang sempat terhambat dilaporkan berangsur normal.
"Arus lalin sudah lancar, sudah agak kondusif," ucap Irfan.
Bentrokan itu dilaporkan membuat sejumlah warga yang bertikai mengalami luka-luka. Namun Irfan belum merinci jumlah korban akibat perang kelompok.
"Katanya sudah ada beberapa (korban) cuma masih kami dalami," jelasnya.
Dari sejumlah foto beredar, seorang pria terlihat mengalami luka parang di tangan. Beberapa orang lainnya terkena busur panah di kaki hingga punggung.
