Komandan KKB Philip Kobak Pernah Bacok Warga-Bakar SMA di Yahukimo

Papua Pegunungan

Komandan KKB Philip Kobak Pernah Bacok Warga-Bakar SMA di Yahukimo

Syachrul Arsyad - detikSulsel
Senin, 09 Mar 2026 12:09 WIB
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz saat menggeledah rumah Komandan KKB Philip Kobak di Yahukimo.
Foto: Personel Satgas Operasi Damai Cartenz saat menggeledah rumah Komandan KKB Philip Kobak di Yahukimo. (dok. Istimewa)
Yahukimo -

Komandan kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Philip Kobak alias Nenak Kobak yang ditangkap di Yahukimo, Papua Pegunungan, terdeteksi terlibat dalam berbagai aksi kekerasan. Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo itu pernah terlibat dalam kasus pembacokan terhadap warga hingga pembakaran gedung SMA.

"Yang bersangkutan diketahui memiliki peran sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Senin (9/3/2026).

Yusuf menjelaskan, keterlibatan pelaku dalam setiap aksi kekerasan di Papua Pegunungan masih didalami. Namun pada 2026 ini, Philip Kobak diduga terlibat dalam dua aksi kekerasan mencolok di Yahukimo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Philip Kobak diduga terlibat pembacokan terhadap warga bernama Muhammad Syarif (31) di Yahukimo pada Minggu (11/1). Pelaku juga terlibat pembakaran SMA Negeri 2 Dekai pada Sabtu (14/2).

"Saat ini tersangka telah diamankan dan proses penyidikan masih terus berjalan untuk mendalami keterlibatan yang bersangkutan dalam berbagai peristiwa lainnya," tambah Yusuf.

ADVERTISEMENT

Yusuf menegaskan, penangkapan Philip Kobak merupakan hasil kerja intelijen dan operasi penegakan hukum yang dilakukan secara terukur. Saat ditangkap, aparat mengamankan sejumlah barang milik pelaku, yakni uang tunai Rp 1.135.000, satu handphone, satu tas hitam, satu noken hijau, satu senter, serta satu charger handphone.

Satgas Operasi Damai Cartenz kemudian melakukan penggeledahan di kediaman tersangka di Dekai hingga beberapa amunisi senjata tajam turut diamankan. Sejumlah rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan KKB di Yahukimo turut digeledah.

"Tim menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 2 butir amunisi kaliber 9 mm, besi runcing, tas dan noken, dokumen pribadi milik tersangka, busur dan 31 anak panah, 4 parang, 3 kapak, 1 sangkur, 2 pisau dapur, 1 proyektil kaliber 5,56 mm, serta 45 selongsong amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pelaku ditangkap di area Gereja GIDI Kali Brasa, Dekai, Yahukimo, Sabtu, (7/3) sekitar pukul 16.44 WIT. Pelaku ditangkap setelah keberadaannya terdeteksi hingga personel melakukan pengejaran menuju area Gereja Kali Brasa.

"Saat mengetahui keberadaan aparat, tersangka sempat meninggalkan kendaraan dan melarikan diri ke arah hutan. Setelah dilakukan penyisiran oleh tim di sekitar lokasi, tersangka akhirnya berhasil diamankan," jelas Yusuf.




(sar/asm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads