Bripda Dirja Dipastikan Tewas Dianiaya Senior, 1 Orang Jadi Tersangka

Bripda Dirja Dipastikan Tewas Dianiaya Senior, 1 Orang Jadi Tersangka

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Senin, 23 Feb 2026 12:52 WIB
Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro memastikan Bripda Dirja tewas di asrama Polda Sulsel akibat dianiaya seniornya. Dokumen Istimewa
Foto: Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro memastikan Bripda Dirja tewas di asrama Polda Sulsel akibat dianiaya seniornya. Dokumen Istimewa
Makassar -

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan kematian Bripda Dirja Pratama (19) diakibatkan penganiayaan. Seorang senior korban, Bripda P telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan.

"Kita menetapkan tersangka atas nama P pangkat Bripda yang merupakan senior dari korban," ujar Kapolda Sulsel Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan di Mapolres Pinrang, Senin (23/2/2026).

Irjen Djuhandhani mengakui korban awalnya dilaporkan tewas karena menganiaya diri sendiri. Namun pihaknya melakukan penyelidikan mendalam dan membongkar laporan tersebut hanya rekayasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara scientific, kami buktikan apa yang disampaikan oleh anggota yang menyampaikan membentur-benturkan kepala tidak benar," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, lima orang senior korban lainnya masih berstatus terperiksa. Djuhandhani memastikan pihaknya terus mengusut peran mereka.

"Saat ini secara intensif kami memeriksa 5 orang lagi, keterkaitannya seperti apa," jelasnya.

Jenazah Bripda Dirja sendiri telah dikebumikan di kampung halamannya, Desa Pincara, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, hari ini. Irjen Djuhandhani juga menyempatkan hadir untuk memberikan ungkapan duka.

Deretan karangan bunga ucapan duka berjejer di lorong sekitar rumah duka. Sejumlah warga sekitar dan kerabat berdatangan lalu diarahkan masuk ke dalam rumah.

Di area tersebut tampak sejumlah personel polisi yang akan mengawal prosesi pelepasan korban. Irjen Djuhandhani Rahardjo hadir bersama jajaran personel Polda Sulsel.

Irjen Djuhandhani langsung memeluk ayah korban sembari menyampaikan duka yang mendalam atas kepergian korban. Setelah sekitar 15 menit berada di rumah duka, Kapolda Sulsel dan rombongan meninggalkan lokasi.

Diberitakan sebelumnya, Bripda Dirja tewas akibat diduga dianiaya oleh seniornya di Asrama Mapolda Sulsel. Bripda Dirja sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar namun dinyatakan meninggal pada Minggu (22/2).




(hmw/sar)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads