Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak pesawat Smart Air PK-SNR di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, berjumlah 20 orang. Para pelaku menyerang pesawat yang baru mendarat hingga pilot dan kopilot meninggal dunia.
"Sekitar kurang lebih 20 orang pelaku muncul dari arah penginapan bandara dengan membawa senjata api," kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (14/2/2026).
Faizal menjelaskan, pesawat saat itu hendak melanjutkan penerbangan menuju Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Para pelaku melepaskan tembakan dari jarak sekitar 200 meter ke arah pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para penumpang panik dan berlari menyelamatkan diri. Pilot dan kopilot turut berlari menuju rumah warga di sekitar bandara, namun keduanya dikejar oleh para pelaku," paparnya.
"Tidak lama kemudian, korban ditangkap dan dibawa kembali ke area landasan, lalu dilakukan penembakan terhadap oleh para pelaku," sambung Faizal.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), aparat kepolisian gabungan menemukan sejumlah kerusakan bekas tembakan di badan pesawat. Dua selongsong peluru dan satu butir amunisi turut diamankan dari landasan.
"Dari hasil pemeriksaan fisik pesawat, ditemukan sebanyak 13 lubang bekas tembakan pada badan pesawat. Para saksi juga mengaku tidak mengenali para pelaku dan menduga bahwa pelaku bukan merupakan warga setempat," papar Faizal.
Teror KKB mengakibatkan 39 warga dilaporkan mengungsi di berbagai titik. Sebanyak 33 orang pengungsi berada di Kepi, Kabupaten Mappi, dan 6 orang lainnya berada di Distrik Senggo, Kabupaten Mappi.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Adarma Sinaga menambahkan, aparat kepolisian gabungan telah mengamankan sejumlah barang bukti dari hasil olah TKP. Aparat masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.
"Barang bukti yang berhasil diamankan kini telah diamankan untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," jelas Adarma.
Diketahui, KKB menembak pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Rabu (11/2). Beruntung, 13 penumpang pesawat dilaporkan selamat, sedangkan pilot Egon Irawan dan kopilot Baskoro meninggal ditembak.
Pelaku penembakan diduga KKB pimpinan Elkius Kobak. Aksi pelaku membuat 9 guru dan tenaga kesehatan (nakes) juga dilaporkan dievakuasi ke Jayapura, Papua, Kamis (12/2).
"Kedatangan 9 tenaga pengajar dan medis ini merupakan langkah pengamanan diri pasca-aksi kebrutalan kelompok kriminal bersenjata," kata Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra dalam keterangannya, Jumat (13/2).
