Pesawat Smart Air Ditembak dari Jarak 200 Meter, 13 Lubang Tembakan Ditemukan

Papua Selatan

Pesawat Smart Air Ditembak dari Jarak 200 Meter, 13 Lubang Tembakan Ditemukan

Paulus Pulo - detikSulsel
Jumat, 13 Feb 2026 18:41 WIB
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan
Foto: Polisi melakukan olah TKP penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, yang menewaskan pilot dan kopilot. Terungkap, kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak dari jarak 200 meter dan ditemukan 13 lubang bekas tembakan di badan pesawat.

Olah TKP dilakukan oleh tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Reskrim Umum Polda Papua dan Reskrim Polres Boven Digoel pada Kamis (12/2) pukul .09.10 WIT. KKB menembak pesawat saat hendak terbang lagi ke Dekai, Yahukimo.

"Saat pilot melakukan start engine, sekitar kurang lebih 20 orang pelaku muncul dari arah penginapan bandara dengan membawa senjata api dan melepaskan tembakan dari jarak sekitar 200 meter ke arah pesawat," kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Jumat (13/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faizal mengatakan dalam pelaksanaan olah TKP dan rekonstruksi, tim melakukan 23 penomoran titik penting. Di antaranya posisi awal arah tembakan, letak pesawat, pecahan kaca jendela pesawat, hingga pengambilan 2 selongsong peluru dan 1 butir amunisi di landasan.

"Dari hasil pemeriksaan fisik pesawat, ditemukan sebanyak 13 lubang bekas tembakan pada badan pesawat," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan bahwa saksi yang dimintai keterangan mengaku tidak mengenali para pelaku penembakan. Namun menurut saksi, pelaku penembakan bukan warga di sekitar bandara.

"Para saksi juga mengaku tidak mengenali para pelaku dan menduga bahwa pelaku bukan merupakan warga setempat," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Adarma Sinaga menambahkan bahwa dalam olah TKP tersebut, tim mengamankan sejumlah barang bukti. Dia menegaskan aparat tidak akan memberikan ruang bagi KKB melakukan aksi kekerasan terhadap warga sipil maupun sarana transportasi.

"Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, KKB menembaki pesawat Smart Air PK-SNR di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Rabu (11/2). Pilot Egon Erwan dan kopilot Baskoro, meninggal dunia dalam serangan brutal KKB itu.

"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Kamis (12/2).



(hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads