6 Fakta KKB Elkius Kobak Tembak Mati Pilot-Kopilot Smart Air di Boven Digoel

Papua Selatan

6 Fakta KKB Elkius Kobak Tembak Mati Pilot-Kopilot Smart Air di Boven Digoel

Tim detikcom - detikSulsel
Jumat, 13 Feb 2026 08:18 WIB
Sebanyak 39 warga di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, mengungsi usai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak mati pilot dan kopilot Smart Air di Bandara Korowai Batu.
Foto: Aparat mengevakuasi jasad pilot dan kopilot Smart Air yang tewas ditembak KKB. (dok. istimewa)
Boven Digoel -

Polisi mengungkap, pelaku penembakan pesawat Smart Air di Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak. Pilot Egon Erwan dan kopilot Baskoro, meninggal dalam serangan brutal KKB itu.

Peristiwa itu terjadi di Bandara Korowai Batu, Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Rabu (11/2). Kedua korban menerbangkan pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR dari Tanah Merah dengan mengangkut 13 penumpang yang merupakan warga asli Papua.

Dirangkum detikcom, Jumat (13/2/2026), berikut 6 fakta KKB Elkius Kobak tembak mati pilot dan kopilot Smart Air di Boven Digoel:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pelaku Penembakan KKB Elkius Kobak

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat berkomitmen untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

"Aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut," kata Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangannya, Kamis (12/2).

ADVERTISEMENT

Dia menduga pelaku penembakan adalah KKB Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak. Kelompok ini juga dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah.

"Aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak," ungkapnya.

2. Jenazah Pilot-Kopilot Diterbangkan ke Jakarta

Aparat kemudian mengevakuasi jenazah kedua korban dari Bandara Korowai Batu pada Kamis (12/2) sekitar pukul 07.00 WIT. Jenazah kedua korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika.

"Pagi ini kedua korban sudah dievakuasi dari Bandara Korowai ke RSUD Mimika. Sekarang jenazah di RSUD Mimika," kata Kombes Yusuf.

Dia mengatakan jenazah kedua korban diidentifikasi dan diautopsi di RSUD Mimika. Selanjutnya, jenazah kedua korban diterbangkan ke Jakarta.

"Kedua jenazah selanjutnya dilakukan proses identifikasi dan autopsi. Setelah itu dilakukan pemulasaran jenazah baru nanti diterbangkan ke Jakarta," bebernya.

3. Penerbangan ke Bandara Korowai Disetop

Bandara Korowai Batu merupakan bandara perintis dan satu-satunya akses ke wilayah Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel. Akibat serangan KKB itu, operasional bandara untuk sementara ditutup demi keamanan.

"Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman," kata Yusuf.

Saat ini, aparat gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan di wilayah sekitar bandara. Yusuf menyebut sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan dan dibantu oleh 12 anggota Kopasgat TNI AU.

"Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman," katanya.

Ia menegaskan bahwa penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Dia mengatakan aparat hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

"Korowai merupakan wilayah pedalaman yang aksesnya terbatas dan fasilitasnya sederhana, langkah cepat hari ini menjadi penanda bahwa keselamatan warga Papua tetap menjadi perhatian utama," bebernya.

4. 13 Penumpang Selamat

Yusuf memastikan bahwa 13 penumpang pesawat selamat dari serangan KKB itu. Dia mengatakan KKB menembaki pesawat setelah semua penumpang turun dan berlari menyelamatkan diri ke hutan.

"Seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing," terangnya.

Berikut daftar penumpang pesawat Smart Air:

  1. Yance Bemanop
  2. Limu Gurik
  3. Yanduk Kogoya
  4. Turis Magai
  5. Emira Winda
  6. Anak Kimis
  7. Dualima Kogoya
  8. Imantinus Kahipka
  9. Irvan Kahipka
  10. Samuel Jitmau
  11. Pania Mialka
  12. Topiud Kogoya
  13. Tialongga Kogoya

5. 39 Warga Mengungsi karena Takut

Serangan KKB itu membuat 39 warga yang bermukim di sekitar bandara memilih mengungsi ke tempat aman. Mereka mengungsi karena takut dengan aksi KKB pimpinan Elkius Kobak itu.

"Dampak psikologis turut dirasakan warga yang bermukim di sekitar Bandara Korowai. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut," terang Yusuf.

Aparat keamanan pun melakukan penyisiran di sekitar bandara. Hal ini untuk memastikan keamanan wilayah tersebut agar masyarakat yang mengungsi kembali ke rumah dan beraktivitas seperti biasa.

"Kita lakukan sterilisasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut," bebernya.

6. Kondisi Pesawat Smart Air

Dalam video yang diterima detikcom, pesawat itu dalam keadaan rusak. Pintu bagian penumpang dan pilot pesawat terbuka, tiga kaca jendela pesawat pecah, satu kaca di bagian depan tempat pilot dan dua lainnya di bagian penumpang.

Selain itu terdapat lubang diduga bekas tembakan di bagian sayap dan badan pesawat. Selanjutnya bahan bakar pesawat menetes di bagian sayap.

Pesawat itu terlihat terparkir di area Bandara Korowai. Dua korban meninggal dunia yakni pilot pesawat yakni Egon Erwan dan Kopilot Baskoro tergeletak di area bandara.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani membenarkan kondisi pesawat tersebut. Dia mengatakan suasana di Bandara Korowai mendadak mencekam akibat aksi penembakan itu.

Faizal mengatakan penumpang langsung menyelamatkan diri ke arah hutan begitu mendengar suara tembakan. Pilot dan kopilot juga menyusul para penumpang ke arah hutan namun tertembak.

"Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi. Dalam situasi kacau tersebut, pilot dan co-pilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang, namun keduanya ditembak saat berada di area landasan," ucap Faizal.

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video: Detik-detik Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire"
[Gambas:Video 20detik] (hsr/hsr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads