Pria Berhelm Putih di Gowa Tipu Pegawai Laundry Modus Antar Paket Barang

Pria Berhelm Putih di Gowa Tipu Pegawai Laundry Modus Antar Paket Barang

Sahrul Alim - detikSulsel
Jumat, 13 Feb 2026 13:03 WIB
Pria yang mengenakan helm menipu pegawai laundry di Gowa modus antar paket barang.
Foto: Pria yang mengenakan helm menipu pegawai laundry di Gowa modus antar paket barang. (dok. Istimewa)
Gowa -

Seorang pria pengendara bermotor di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), menipu pegawai usaha laundry, Ati (30). Pelaku yang mengenakan helm berwarna putih itu datang meminta uang kepada korban dengan modus mengantar pesanan paket barang milik owner laundry tersebut.

Peristiwa ini terjadi di tempat usaha laundry Perumahan Citra Garden, Kelurahan Paccinongan, Somba Opu, Senin (9/2/2026) sekitar pukul 18.53 Wita. Pelaku berdalih ke karyawan laundry bahwa pesanan owner harus dibayar.

"Pelaku mengaku katanya ada pesanan owner laundry yang mau dibayar. Tapi ini pelaku seakan-akan baku bicara sama owner di depannya pegawaiku yang lagi jaga laundry saat itu," kata pemilik laundry, Asliyani (33) kepada detikSulsel, Jumat (13/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Asliyani menyebut pelaku sempat bertanya kepada pegawainya soal kondisi laundry. Pelaku saat itu memakai helm sambil menyelipkan ponselnya di telinga.

"Pelaku awalnya datang bertanya nama pegawai, jam buka laundry, apakah pegawai sendiri atau berdua," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Tak berselang lama, pelaku lalu minta uang sembari berpura-pura menelepon pemilik laundry. Ati kemudian menyerahkan uang sebesar Rp 147 ribu kepada pelaku.

"Tidak lama kemudian, pelaku meminta uang sebanyak 147 kepada Ati. Pelaku masih dalam kondisi seakan-akan teleponan bersama owner. Maka Ati berikan uang Rp 147 ribu dari laci," kata Asliyani.

Pelaku lantas mengaku bahwa uang yang diberikan korban kurang. Pelaku berdalih nilai uang yang diminta bukan Rp 147 ribu, melainkan Rp 1.470.000.

"Pelaku mengulang lagi Rp 1.470.000, sehingga Ati mengatakan tidak cukup uang di laci. Pelaku pun berkata berapa uang besar di situ nanti sisanya ditransfer, sehingga Ati memberikan uang dalam laci sebanyak Rp 370 ribu, lalu pelaku pergi," paparnya.

Asliyani mengaku penipuan itu pertama kali terjadi di usaha penatunya. Namun dia menduga pelaku kerap beraksi di wilayah Makassar dan Gowa.

"Iya ini kejadian pertama. Hari Selasa (10/2) saya dapat info ternyata counter BRI Link-nya om-ku juga jadi korban Rp 1,5 juta uang dia ambil," kata Asliyani.

Dia juga mendapat informasi pelaku kembali menyasar cabang usaha laundry Asliany yang terletak di Jalan Skarda, Makassar. Dia memastikan pelaku merupakan orang yang sama dengan yang menipu Ati.

"Hari Rabu (11/2) ternyata ini pelaku datang lagi di laundry di Jalan Skarda Makassar dengan modus yang sama, tapi pegawaiku langsung telepon saya dan pelaku cepat-cepat pulang karena tidak digubris sama pegawaiku," paparnya.

Asliyani mengaku belum melapor secara resmi ke kantor polisi atas kejadian ini. Dia berharap dengan viralnya modus ini, pelaku segera ditangkap.

"Berharap kalau viral begini otomatis tertangkap karena pas saya share ini video ternyata sudah banyak korbannya. Kemarin kepikiran lebih cepat tertangkap kalau sudah di-up di sosmed," jelasnya.

Terpisah, Kanit Resmob Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian mengaku belum menerima laporan terkait kejadian penipuan ini. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan.

"Belum ada laporannya, diimbau kepada korban untuk segera melapor. Tetap kami langsung lakukan penyelidikan tanpa laporan dari masyarakat atau korban. Lebih bagusnya lagi kalau korbannya melapor," kata Alfian.

Alfian juga mengimbau warga agar tidak sungkan melapor setiap mengalami atau melihat tindak pidana. Pihaknya memastikan akan memproses semua laporan warga yang masuk.

"Tetap diproses walau pun kerugiannya sedikit," pungkas Alfian.

Dari rekaman CCTV di tempat laundry, pelaku langsung mengetuk pintu saat tiba di tempat laundry tersebut. pelaku terlihat mengenakan helm berwarna putih.

Dalam penggalan video lainnya, pelaku sambil berdiri tampak berbincang dengan pegawai laundry. Pelaku terlihat menyelipkan handphone di telinganya berpura-pura sedang menelepon owner laundry.

Korban terlihat membuka laci meja saat pelaku berdiri di hadapannya. Pelaku baru meninggalkan lokasi setelah menerima sejumlah uang dari pegawai laundry tersebut.




(sar/ata)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads