Sopir Tangki Ditembak KKB di Yahukimo Saat Distribusikan Air Bersih

Papua Pegunungan

Sopir Tangki Ditembak KKB di Yahukimo Saat Distribusikan Air Bersih

Paulus Pulo - detikSulsel
Kamis, 12 Feb 2026 20:21 WIB
Mobil tangki pengangkut air bersih yang ditembak KKB di Yahokimo.
Foto: Mobil tangki pengangkut air bersih yang ditembak KKB di Yahukimo. (Dok. Istimewa)
Yahukimo -

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) menembak sopir mobil tangki bernama Suwono (62) saat mendistribusikan air bersih di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Korban penembakan kini sedang menjalani perawatan medis.

"Suwono sopir mobil tangki air bersih menjadi korban penembakan KKB. Peristiwa terjadi saat korban mengemudikan kendaraan tangki yang membawa suplai air bersih untuk masyarakat di Lopon," kata Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Penembakan itu terjadi di jalur poros Dekai menuju Lopon, Yahukimo, pada Kamis (12/2/2026). Sopir ditembak di tengah perjalanan saat mendistribusikan air bersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban ditembaki dari arah pinggir jalan dan mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri. Meski dalam kondisi terluka, korban bersama seorang kenek yang mendampinginya tetap melanjutkan perjalanan hingga berhasil mencapai Lopon untuk menyelamatkan diri," bebernya.

Faizal mengatakan setelah mendapat laporan kejadian, Satgas Dami Cartenz bersama Polres Yahukimo bergerak cepat menuju lokasi. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis intensif.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan informasi terakhir, korban sempat dalam kondisi kritis dan menjalani tindakan medis awal sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua di Jayapura untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif," ungkapnya.

Faizal menegaskan aparat tidak akan mentolerir aksi kekerasan terhadap warga sipil. Terlebih terhadap masyarakat yang sedang menjalankan aktivitas pelayanan kebutuhan dasar.

"Ini tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan situasi. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas terhadap pelaku," tegas Faizal.

Ia menambahkan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap langkah Operasi Damai Cartenz. Kehadiran TNI/Porli di sini untuk memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman.

Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan insiden itu mengakibatkan korban mengalami luka tembak di punggung sebelah kiri. Penyerangan itu diduga dilakukan oleh empat orang pelaku.

"Usai proses evakuasi, aparat melakukan respons taktis di sekitar lokasi kejadian. Petugas sempat mendapati tiga hingga empat orang mencurigakan yang kemudian melarikan diri dengan menyeberangi Kali Biru dan masuk ke area hutan," bebernya.

Yusuf mengatakan hingga kini, penyisiran dan pengejaran masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi geografis wilayah. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, dugaan mengarah pada KKB wilayah Yahukimo.

"Sebagai langkah antisipatif, pengamanan di jalur distribusi logistik dan sejumlah objek vital di Kabupaten Yahukimo turut ditingkatkan. Koordinasi bersama pemerintah daerah juga dilakukan untuk menjamin distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan dengan pengawalan yang memadai," tutupnya.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads