Siswa SMKN 2 Kendari Dikeroyok Pelajar Sekolah Lain hingga Kepala Bocor

Sulawesi Tenggara

Siswa SMKN 2 Kendari Dikeroyok Pelajar Sekolah Lain hingga Kepala Bocor

Nadhir Attamimi - detikSulsel
Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB
Warga mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan terhadap siswa SMK Negeri 2 Kendari.
Foto: Warga mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan terhadap siswa SMK Negeri 2 Kendari. (Dok. Istimewa/Tangkapan Layar)
Kendari -

Seorang siswa SMK Negeri 2 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AM (15) dikeroyok oleh pelajar dari sekolah lain hingga kepalanya bocor saat hendak pulang ke rumah. Korban pun telah melapor ke polisi.

"Adikku dia dikeroyok sama anak-anak sekolah lain," kata kakak korban inisial NR kepada detikcom, Jumat (6/2/2026).

Insiden pengeroyokan tersebut terjadi di jalan poros Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kendari, Rabu (4/2) sore. Ia mengatakan korban mengalami luka di kepala akibat kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Luka di kepalanya, terkena besinya ikat pinggang," bebernya.

ADVERTISEMENT

Awalnya, korban bersama satu temannya sedang mengemudikan motor hendak pulang ke rumah usai dari sekolah. Tetapi tiba-tiba kedua korban ditahan oleh terduga pelaku.

"Mereka ini mau pulang dari sekolah ke rumah, lalu ditahan sama ini para pelaku," ujar dia.

Dia mengungkapkan adiknya dan temannya langsung dikeroyok oleh para terduga pelaku yang berjumlah sekitar 9 orang. Salah satu pelaku mengayunkan ikan pinggan dan mengenai korban di bagian kepala.

"Sekitar 9 orang mereka ini, mereka keroyok adikku dan temannya. Mereka pakai ikat pinggang baru pukul adikku di bagian kepalanya sampai bocor," ujar dia.

Menurut dia, adiknya tidak pernah memiliki masalah dengan siswa dari sekolah lainnya. Sehingga pihaknya tidak terima dan langsung mengadukan peristiwa itu ke polisi.

"Adikku itu tidak pernah punya masalah, tapi kenapa mereka keroyok. Kita langsung lapor setelah kejadian, kata polisi dalam pengejaran itu pelaku-pelakunya," pungkasnya.

Dalam video beredar, terlihat seorang siswa menggunakan seragam berwarna biru-merah dirawat di sebuah puskesmas. Kepala bagian belakang korban tampak sudah diperban.



(ata/ata)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads