Seorang remaja berinisial AR (16) di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) diserang saat makan bersama orang tuanya di warung oleh sekelompok pemuda tak dikenal. Pelaku juga menyerang orang tua korban yang mencoba melerai.
"Benar, telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam sehingga korban mengalami luka dan langsung dievakuasi ke rumah sakit," ujar Kapolsek Tempe AKP Chandra Said Nur kepada detikSulsel, Selasa (3/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalan Sawerigading, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, pada Senin (2/2) sekitar pukul 19.50 Wita. Korban saat itu sementara makan bersama orang tuanya di sebuah warung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chandra mengatakan korban bersama keluarganya singgah di warung untuk makan malam. Para pelaku kemudian mengamuk dan menganiaya korban menggunakan senjata tajam.
"Itu pelaku tiba-tiba datang mengamuk dan menganiaya korban, dan ada pelaku menggunakan badik menyerang korban yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada bagian kepala," terangnya.
"Orang tua korban juga dianiaya oleh pelaku karena datang untuk melerai," tambahnya.
Setelah menganiaya korban, para pelaku langsung meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Personel Polsek Tempe yang tiba di lokasi membawa korban ke Rumah Sakit Lamaddukelleng.
"Korban mengalami luka robek pada bagian kepala akibat terkena sabetan senjata tajam, orang tua korban juga luka di kepala dan lutut karena dihantam batu oleh pelaku," jelasnya.
Chandra menambahkan pihaknya masih mendalami motif penganiayaan itu. Para pelaku juga masih dalam pengejaran.
"Untuk pelaku masih dalam penyelidikan," pungkasnya.
