Sebuah mobil pikap yang dikemudikan Abdul Kadir (42) dan dua penumpang Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46) diduga ditembaki anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Beruntung tiga orang di pikap tersebut tidak terkena tembakan.
"Sebuah mobil pickup yang membawa tiga warga sipil menjadi sasaran gangguan tembakan dari orang tak dikenal," ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Faizal Ramadhani kepada wartawan, Senin (2/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di Jalur KM 7, Kampung Maroku, Yahukimo pada Minggu (1/2) sekitar pukul 07.30 WIT. Saat itu, korban melihat sekelompok orang menenteng senjata api di sisi kiri jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak lama kemudian, beberapa kali tembakan terdengar mengarah ke kendaraan mereka. Dalam kepanikan, Abdul Kadir langsung memacu kendaraan menjauh dari lokasi menuju arah Pelabuhan Logpon," terang Faizal.
"Terduga dari KKB. Namun saat ini aparat masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata yang sebelumnya terpantau beraktivitas di sekitar wilayah Logpon dan KM 7," tambahnya.
Faizal menuturkan salah satu penumpang sempat melompat ke semak-semak untuk menyelamatkan diri sebelum kembali ke pikap setelah situasi dirasa aman. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
"Kami tidak ingin masyarakat hidup dalam rasa takut saat beraktivitas. Begitu laporan masuk, personel langsung bergerak mengamankan jalur dan memastikan warga selamat. Ini komitmen kami untuk selalu hadir memberi rasa aman," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak panik. Dia memastikan aparat kepolisian melakukan patroli dan penjagaan di titik rawan serangan KKB.
"Kami meningkatkan patroli dan penjagaan di titik-titik rawan. Masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa, namun segera laporkan jika melihat hal mencurigakan. Informasi sekecil apapun sangat berarti untuk mencegah kejadian serupa," kata Adarma.
(hsr/asm)











































