Ketua DPRD Soppeng Aniaya Kabid BKPSDM Diduga gegara Penempatan PPPK

Ketua DPRD Soppeng Aniaya Kabid BKPSDM Diduga gegara Penempatan PPPK

Andi Nur Isman Sofyan - detikSulsel
Sabtu, 03 Jan 2026 16:49 WIB
Ketua DPRD Soppeng Aniaya Kabid BKPSDM Diduga gegara Penempatan PPPK
Kabid BKPSDM Soppeng Rusman. Foto: (dok. istimewa)
Soppeng -

Ketua DPRD Soppeng Andi Muhammad Farid dipolisikan terkait penganiayaan terhadap Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Soppeng bernama Rusman. Penganiayaan diduga dipicu masalah penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Hal tersebut diungkap Rusman melalui video pernyataannya yang viral di media sosial. Rusman mengungkapkan penganiayaan terjadi setelah Andi Muhammad Farid dan seorang PPPK Paruh Waktu bernama Abidin datang mempertanyakan dasar penempatan Abidin.

"Ketua DPRD Andi Muhammad Farid bersama Abidin datang ke ruangan saya menanyakan dasar penempatan saudara Abidin. Kemudian saya jelaskan dasar penempatannya bahwa penempatan PPPK Paruh Waktu berdasarkan persetujuan dari BKN Makassar," ujar Rusman dalam videonya, dikutip Sabtu (3/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusman mengatakan, keduanya tidak terima dengan penjelasannya. Hingga akhirnya Andi Muhammad Farid mengancam dirinya dan melempar kursi serta menendang perutnya sebanyak dua kali.

"Kemudian terjadilah pengancaman dan penganiayaan terhadap diri saya. Pada saat itu Andi Farid melempar kursi futura warna biru kemudian menendang dua kali ke perut saya, kemudian keluar dari ruangan saya," terangnya.

ADVERTISEMENT

Rusman yang tidak terima dengan kejadian tersebut kemudian melaporkan Andi Farid ke Polres Soppeng pada Minggu (28/12/2025). Dia mengaku melaporkan kejadian ini agar tidak terjadi kesimpangsiuran.

"Atas kejadian ini saya sudah melaporkan ke Kapolres Soppeng pada 28 Desember, hari Minggu sore. Laporan pengancaman dan penganiayaan," ujarnya.

"Saya melaporkan kejadian ini ke Kapolres Soppeng supaya tidak terjadi kesimpangsiuran terhadap berita yang tengah beredar di tengah masyarakat," bebernya.

Sementara itu, Andi Muhammad Farid yang dikonfirmasi detikSulsel masih belum memberikan tanggapan, baik melalui pesan singkat maupun panggilan telepon.

Diberitakan sebelumnya, Rusman mengaku peristiwa tersebut terjadi di Kantor BKPSDM Soppeng pada Selasa (24/12/2025) sekitar pukul 16.00 Wita. Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana mengaku pihaknya telah menerima laporan dari Rusman.

"Infonya sudah (melapor). Namun masih didalami karena intinya kita tetap mau ciptakan bagaimanaSoppeng aman dan tentram," ujar Aditya kepada detikSulsel, Kamis (1/1).




(asm/ata)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads