Wanita Coba Terobos Istana Ngaku Ingin Beritahu Jokowi Dasar Negara Salah

Berita Nasional

Wanita Coba Terobos Istana Ngaku Ingin Beritahu Jokowi Dasar Negara Salah

Tim detikNews - detikSulsel
Rabu, 26 Okt 2022 18:48 WIB
Wanita bawa pistol coba terobos Istana Negara diborgol di kantor polisi (dok. Polisi)
Foto: Wanita bawa pistol coba terobos Istana Negara diborgol di kantor polisi (dok. Polisi)
Jakarta -

Polisi mengatakan wanita bernama Siti Elina (24) mengaku mencoba menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat, karena hendak bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Siti Elina disebut ingin memberitahu Jokowi jika dasar negara RI yang diterapkan salah.

"Dia datang ke Istana, sebenarnya hasil pemeriksaan kita tujuannya adalah ingin bertemu Pak Jokowi," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers, dilansir dari detikNews, Rabu (26/10/2022).

Hengki menyebut, Siti Erlina menuding ideologi Pancasila yang diterapkan negara saat ini tidak tepat. Menurut tersangka dasar negara RI harusnya menggunakan hukum Islam.


"(Siti) ingin menyampaikan bahwa Indonesia ini salah, karena dasarnya bukan Islam, tapi ideologinya Pancasila," sambungnya.

Kabag Banops Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar menambahkan, Siti Elina mencoba menerobos Istana Negara usai mendapat wangsit masuk surga. Tersangka bahkan sempat menodongkan pistol ke anggota Paspampres di luar Istana Negara.

"Saat ini semua keterangan yang bersangkutan itu seperti mendapat mimpi atau wangsit," ungkap Aswin.

Aswin melanjutkan, aksi wanita tersebut didasari atas keinginan ingin menegakkan ajaran yang benar.

"Jadi yang bersangkutan mimpi masuk surga dan neraka sampai ada kesimpulan dia harus menegakkan ajaran yang benar," sambungnya.

Motif Tersangka Didalami-Diperiksa Psikiater

Namun Aswin menegaskan motif wanita mencoba menerobos Istana Negara hingga menodongkan pistol ke anggota Paspampres masih didalami. Pihaknya menyarankan agar tersangka diperiksa kondisi kejiwaannya.

"Kita dalami motif. Kita sarankan bertemu psikolog untuk mendalami kejiwaan terhadap yang bersangkutan," ucap Aswin.

Hasil penyelidikan Densus 88, Siti Elina juga diduga terhubung dengan kelompok radikalisme yang terkait dengan eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Negara Islam Indonesia (NII).

"Dari pemeriksaan sementara dan hasil analisis di Densus 88 ditemukan memang yang bersangkutan terhubung secara media sosial kepada beberapa akun yang kita indikasikan sebagai akun eks HTI maupun akun NII atau Negara Islam Indonesia," tutur Aswin.

Untuk diketahui, polisi menangkap Siti Elina (24), wanita yang membawa pistol yang mencoba menerobos Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (25/10). Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 335 KUHP.



Simak Video "Terpopuler Sepekan: Eksepsi Sambo Cs Ditolak, Siti Elina Coba Terobos Istana"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/sar)