Berkas Kasus Mutilasi 4 Warga Mimika dengan Tersangka Oknum TNI Dikembalikan

Papua

Berkas Kasus Mutilasi 4 Warga Mimika dengan Tersangka Oknum TNI Dikembalikan

Hermawan Mappiwali - detikSulsel
Rabu, 05 Okt 2022 11:44 WIB
Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua. (dok Polda Papua)
Foto: Polisi menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua. (dok Polda Papua)
Mimika -

Berkas kasus enam anggota TNI Angkatan Darat (AD) melakukan mutilasi terhadap 4 warga sipil di Mimika, Papua sudah rampung. Namun berkas satu tersangka, Mayor Inf HFD yang diserahkan ke Oditurat Militer Tinggi (Otmilti) IV Makassar dikembalikan dengan alasan belum lengkap.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman mengatakan ada beberapa keterangan baik saksi maupun tersangka yang perlu didalami lagi, terutama keterangan tersangka dan melengkapi beberapa barang bukti yang masih kurang lengkap. Salah satunya adalah belum adanya hasil pemeriksaan ponsel milik tersangka di Laboratorium Forensik.

"Berkas dikembalikan karena menurut Otmilti IV Makasar masih ada keterangan yang perlu ditambahkan oleh para saksi maupun tersangka serta melengkapi barang bukti yang belum ada sehingga berkas nantinya sempurna," ujar Letkol Herman kepada detikcom, Rabu (5/10/2022).


Herman mengatakan saat ini penyidik Pomdam XVII/Cenderawasih telah berkoordinasi dengan Polres Mimika karena beberapa barang bukti masih berada di Polres.

"Barang bukti yang belum diserahkan yakni berupa proyektil yang saat ini masih dilakukan pemeriksaan forensik di Bidlabfor Polda Papua dan apabila pemeriksaan telah selesai secepatnya akan diserahkan kepada penyidik Pomdam XVII/Cenderawasih," katanya.

"Diketahui bersama bahwa keenam orang tersangka dituduhkan pasal berlapis dan saat ini semuanya penahananya telah dipindahkan ke Staltahmil Pomdam XVII/Cenderawasih di Waena Jayapura," imbuhnya.


Untuk diketahui, enam oknum TNI AD yang jadi tersangka kasus mutilasi 4 warga sipil adalah Mayor Inf HFD, Kapten Inf DK, Praka PR, Pratu RAS, Pratu RPC dan Pratu ROM. Khusus berkas milik Mayor Inf HFD sedang diteliti kelengkapan berkasnya.



Simak Video "7 Temuan Komnas HAM Terkait Kasus Mutilasi di Mimika"
[Gambas:Video 20detik]
(hmw/nvl)