Kakek di Gowa Diduga Cabuli Bocah 6 Tahun Ditangkap, Nyaris Diamuk Massa

Kakek di Gowa Diduga Cabuli Bocah 6 Tahun Ditangkap, Nyaris Diamuk Massa

Isak Pasa'buan - detikSulsel
Senin, 03 Okt 2022 21:18 WIB
Rumah terduga pelaku di Gowa, Sulsel, dipasangi garis polisi.
Foto: Rumah terduga pelaku di Gowa, Sulsel, dipasangi garis polisi. (Isak Pasa'buan/detikSulsel)
Gowa -

Seorang kakek inisial SA (70) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap usai diduga mencabuli bocah berusia 6 tahun. Terduga pelaku nyaris diamuk massa saat diamankan polisi di kediamannya.

SA ditangkap di kediamannya di Kecamatan Pallangga, Gowa Minggu (2/10) sekitar pukul 14.00 Wita. Rumah terduga pelaku juga langsung dipasangi garis polisi tidak lama setelah diamankan.

"Iya benar ada yang diamankan, terduga pelaku diamankan pada Minggu kemarin di BTN Ana Gowa," kata Kasi Humas Polres Gowa, AKP Hasan Fadhlyh saat dikonfirmasi, Senin (3/10).


Hasan mengatakan, kasus ini ditangani usai pihaknya menerima laporan dari orang tua korban. Kasus dugaan pencabulan ini pun sedang diproses di Unit PPA Polres Gowa.

"Diamankan karena terduga pelaku ini hampir diamuk massa," imbuhnya.

Sementara orang tua korban inisial AA mengatakan, dugaan pencabulan yang menimpa anaknya terjadi pada Jumat (12/8) sekitar pukul 17.30 Wita. Saat itu korban melintas di depan rumah terduga pelaku usai pulang dari mengaji.

"Dipanggil masuk ke dalam rumah terus dibawa ke dalam kamar. Karena ceritanya ini isterinya terduga pelaku guru TK-nya anakku, jadi anakku ini pikirannya tidak apa-apa (ikut) karena dia sudah anggap pak guru (terduga pelaku), karena dia juga panggil 'pak guru'," ujar AA saat dikonfirmasi detikSulsel, Senin (3/10).

Pada saat di dalam kamar itulah, SA diduga mencabuli korban. Menurut AA berdasarkan pengakuan anaknya, terduga pelaku tidak menyetop perbuatannya meski korban menolak.

"Jadi anakku itu sempat bicara pada saat itu dengan bahasa anak-anak, 'hentikan, pak guru, hentikan'," ucap A menirukan pengakuan anaknya.

Perbuatan SA baru terhenti setelah ada anak lain yang masuk ke rumah yang tidak lain adalah cucu terduga pelaku. Cucu SA disebut berteman dengan korban.

"Jadi anakku bergegas mi keluar karena kan kebetulan teman ji juga sama itu anak. Jadi sama mi pulang," ucapnya.

Sebelum pulang, terduga pelaku disebut sempat memberi korban uang Rp 2.000 dan kue sebagai iming-iming agar tidak menceritakan peristiwa itu. Sehari setelahnya, korban baru menceritakan kelakuan SA, hingga keluarga korban melakukan visum.

"Malamnya itu saya langsung pergi melapor ke Polres Gowa sekitar jam 1, tanggal 14 (Agustus) itu. Langsung ditangani sama bagian piket besoknya dikasih surat pengantar di dampingi polisi visum ke rumah sakit," pungkasnya.



Simak Video "Longsor di Sulsel, Dua Orang Tewas Tertimbun Saat di Dalam Mobil"
[Gambas:Video 20detik]
(sar/tau)